Tilap Anggaran, Mantan Kepala Desa di Bekasi Ditangkap

    Antonio - 09 Desember 2019 21:36 WIB
    Tilap Anggaran, Mantan Kepala Desa di Bekasi Ditangkap
    Mantan Kepala Desa Karangasih, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, AM digiring petugas Kejari Kabupaten Bekasi, Senin 9 Desember 2019. Istimewa
    Bekasi: Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi menahan mantan Kepala Desa Karangasih berinisial AM Senin, 9 Desember 2019. Dia diduga melakukan penyimpangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBdes) yang menyebabkan kerugian negara hingga Rp1 miliar.

    Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Kabupaten Bekasi, Angga Dhielayaksa, mengatakan AM juga ditetapkan sebagai tersangka atas kasus tersebut.

    Angga menjelaskan, APBDes yang diduga disalahgunakan AM yakni pada tahun anggaran 2016 dengan total anggaran sebesar Rp3 miliar. Tepatnya, ketika Asep menjabat Kades.

    "Sumbernya dari provinsi, Anggaran Dana Desa (ADD)dan juga dari Kabupaten Bekasi. Dari hasil penghitungan BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) ada penyimpangan sebesar Rp1 miliar," ujarnya.

    Menurutnya, AM memiliki peran dominan pada penyalahgunaan anggaran tersebut. "Siapa-siapa saja yang terlibat nanti akan terungkap di fakta persidangan," katanya.

    Pihaknya juga telah menyita barang bukti berupa kwitansi dan stempel diduga bodong dari rumah tersangka dan kantor desa. "Tentunya dua alat bukti sudah kami penuhi. Nanti akan kita buka di persidangan terkait yang lainnya," ujarnya.

    AM dijerat pasal 2 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Korupsi dengan ancaman pidana 20 tahun penjara. Dia pun ditahan selama 20 hari di Lapas Kelas III Cikarang.



    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id