KPK Bawa Dokumen Usai Penggeledahan di Dumai

    Antara - 05 Desember 2019 15:53 WIB
    KPK Bawa Dokumen Usai Penggeledahan di Dumai
    Petugas KPK usai menggeledah Kantor Dinas DPMPSTP Kota Dumai, Kamis (4/12/2019). (ANTARA/Abdul Razak)
    Dumai: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah dokumen usai menggeledah ruang kerja Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Dumai, Riau. Penggeledahan dilakukan tujuh penyidik KPK pada Kamis, 5 Desember 2019, diduga terkait perkara korupsi Wali Kota Dumai Zulkifli AS. 

    Melansir Antara, penggeledahan dilakukan mulai pukul  09.00 WIB hingga 11.30 WIB dengan pengawalan petugas Polres Dumai dan didampingi Sekretaris DPMPTSP Dumai Zulfahmi dan Kepala Bagian Hukum Setdako Dumai Dede Mirza. Petugas dengan rompi bertuliskan KPK di bagian belakang terlihat bolak-balik di ruang kepala dinas dan ruang arsip di lantai dua. 

    "Ada dokumen yang dibawa dan saya hanya mendampingi sekretaris saat proses penggeledahan," kata Dede.

    KPK menetapkan Wali Kota Dumai Zulkifli AS sebagai tersangka kasus dugaan suap mantan pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Yaya Purnomo. Selain itu, Zulkifli juga disangkakan menerima gratifikasi.

    KPK menetapkan Wali Kota Zulkifli AS sebagai tersangka pada dua perkara. Perkara pertama yaitu suap, Zulkifli diduga memberikan Rp550 juta ke Yaya untuk mengurus anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN-P tahun 2017 dan APBN tahun 2018 Kota Dumai.

    Sedangkan perkara kedua yaitu gratifikasi. Zulkifli diduga menerima gratifikasi berupa uang Rp50 juta dan fasilitas kamar hotel di Jakarta.

    Sebelumnya KPK telah menggeledah kantor PUPR, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, RSUD, Kantor Sekretariat Walikota, LPSE, serta kediaman dinas Wali Kota Dumai.



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id