Pemkot Makassar Izinkan Salat Idulfitri di Masjid

    Antara - 18 Mei 2020 12:58 WIB
    Pemkot Makassar Izinkan Salat Idulfitri di Masjid
    Ilustrasi, pelaksanaan salat Idulfitri. (ANT/RAHMAD)
    Makassar: Pemerintah Kota Makassar mengisyaratkan pelaksanaan salat Idulfitri 1441 Hijriah dilaksanakan di masjid, meski di tengah pandemi korona (covid-19). Namun salad Idulfitri dilarang dilakukkan di lapangan terbuka.

    "Bisa semua di masjid dan di masjid masing masing. Kenapa bukan di lapangan? Dikhawatirkan datang dari berbagai orang, nah ini yang kita tidak ingin ada cross contact," ucap Pejabat Wali Kota Makassar,Yusran Yusuf, di Posko Induk Covid-19, Kota Makassar, SUlawesi Selatan, Senin, 18 Mei 2020, melansir Antara.

    Dia menerangkan salat Idulfitri tahun ini tetap dilaksanakan, dengan syarat wajib menjalankan protokol kesehatan. Yakni jaga jarak, mengenakan masker dan pengecekan suhu tubuh sebelum masuk masjid.

    "Satu hari sebelumnya kita melakukan sosialisasi SOP-nya. Masing-masing masjid harus ada pemeriksaan suhu tubuh," jelasnya.

    Baca: Khofifah Izinkan Warga Jatim Salat Idulfitri dengan 5 Syarat

    Dia menjelaskan yang dimaksud masjid masing-masing adalah masjid yang berada di permukiman. Yakni wilayah kompleks atau perumahan yang warganya sudah saling mengenal.

    "Masjid masing-masing relatif orang sudah saling kenal, dan kita sudah pantau ternyata masjid kompleks itu sudah menerapkan (protokol kesehatan), mereka menjamin dan bertanggung jawab di situ," papar dia.

    Pelaksanaan salat Idulfitri di masjid tersebut, pun bisa memanfaatkan pekarangan masjid permukiman setempat. Namun sebelum saalat, seluruh jemaah harus dites suhu tubuh.

    "Di masjid dan perkarangannya bisa digunakan dan kita berharap penanganan kesehatan bisa maksimalkan, kita berdoa semoga segera diangkat ini virus," ujarnya.

    Sebelumnya, Pemkot Makassar telah melakukan rapat koordinasi dengan berbagai kalangan. Yakni ulama, tokoh masyarakat, TNI Polri membahas persiapan lebaran tahun ini.

    "Pada umumnya para ulama mengatakan telah rindu dengan masjid, namun pada dasarnya akan tetap mengikuti instruksi pemerintah," kata Yusran.

    Selain itu, penekanan pada petunjuk teknis harus dilakukan. Termasuk memastikan seluruh masyarakat memenuhi protokol kesehatan, yakni memakai masker, menjaga jarak, serta rajin mencuci tangan pakai sabun.



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id