Asrama Haji Surabaya Dialihfungsikan sebagai Ruang Isolasi

    Syaikhul Hadi - 18 Mei 2020 21:34 WIB
    Asrama Haji Surabaya Dialihfungsikan sebagai Ruang Isolasi
    Salah satu ruang isolasi di asrama haji Kota Surabaya, Jawa Timur. (Foto: Istimewa)
    Surabaya: Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur, mengalihfungsikan sementara gedung asrama haji sebagai tempat isolasi pasien covid-19. Kepala Satpol PP Surabaya, Irvan Widyanto,  mengatakan sebelum ditempati, asrama akan ditata guna memudahkan penanganan pasien.

    "Ini kan sebelumnya gedung kosong dan hanya dipakai setahun sekali. Makanya kami kerja bakti di sini sudah tiga harian, membersihkan dan mensterilkan semuanya. Tempat tidur dan seprai yang rusak kami ganti, dan semua fasilitasnya kami lengkapi, sehingga tidak kalah dengan yang di hotel,” ujar Irvan, Senin, 18 Mei 2020. 

    Irvan mengungkapkan di setiap kamar sudah dilengkapi fasilitas lengkap seperti sabun mandi, sabun cuci, sampo, sisir, masker, hand sanitizer, dan barang-barang kebutuhan lainnya. Termasuk peralatan kebersihan.

    Tak hanya itu, Petugas Satpol PP dan Linmas juga dilatih prosedur penerimaan pasien covid-19, mulai dari pintu gerbang khusus, berhenti di pos jaga, diperiksa petugas medis hingga diantar ke kamarnya masing-masing.

    Baca juga: Khofifah Prihatin Pemkot Surabaya Diduga Telantarkan Pasien Covid-19

    "Mulai sore ini pasien covid-19 mulai menempati asrama haji," tambahnya. 
     
    Di Asrama Haji juga dilengkapi ruangan dan peralatan medis yang cukup lengkap. Termasuk petugas medis dan fasilitas untuk pasien anak.

    “Intinya kami buat mereka nyaman berada di sini seperti tinggal di rumahnya atau tinggal di hotel, karena fasilitas di sini tidak kalah dengan fasilitas hotel,” jelas Irvan.

    Menurutnya, asrama haji bisa menampung sebanyak 375 pasien. Mulai hari ini akan ada sekitar 239 pasien yang masuk ke gedung isolasi.

    “Kita juga persiapkan kamar untuk satu keluarga. Maksimal satu keluarga itu lima orang dalam satu kamar. Semoga Hotel Asrama Haji ini mampu menampung saudara-saudara kita yang OTG (orang tanpa gejala) dengan confirm dan rapid test reaktif, sehingga mereka cepat sembuh,” pungkasnya. 



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id