Juru Parkir Ditangkap Polisi Lantaran Tanam Ganja

    Octavianus Dwi Sutrisno - 20 Februari 2020 18:51 WIB
    Juru Parkir Ditangkap Polisi Lantaran Tanam Ganja
    Kasatresnarkoba Mapolresta Depok (kiri) Kompol Indra Tarigan dan Kapolres Metro Depok (kanan berseragam) Kombes Pol Azis Andriansyah saat gelar perkara kasus tanaman ganja di Mapolres Metro Depok. (Foto: Medcom.id/Octavianus)
    Depok: Kepolisian Resor Metro Depok, Kota Depok, Jawa Barat, meringkus juru parkir, Rohim, atas kepemilikan ganja. Rohim kedapatan menanam ganja di dalam rumahnya.

    Kapolres Metro Depok Kombes Azis Andriansyah mengatakan kasus terungkap saat polisi menangkap seseorang bernama Aga lantaran membawa 0,34 gram sabu.

    "Kasus dikembangkan dan satu tersangka ditangkap bernama Muchtar dengan barang bukti 3,4 gram sabu. Pengembangan berlanjut, ternyata ada yang memesan lagi yakni tersangka Rohim," ungkapnya, Kamis, 20 Februari 2020.

    Setelah diringkus, polisi menggeledah rumah Rohim. Dari sana dua pot tanaman ganja ditemukan.

    "Uniknya, tanaman ganja ini biasa ditanam di luar pulau Jawa. Namun bisa juga tumbuh di sini," paparnya.

    Azis mengatakan ganja tersebut dipakai sendiri oleh tersangka. Namun tak menutup kemungkinan juga diperjualbelikan.

    "Dia mengaku untuk dikonsumsi sendiri, tapi kegiatan dia membudidayakan hingga puluhan kali ini berpotensi untuk memperdagangkan," jelasnya.

    Rohim saat ini mendekam dibalik jeruji besi Mapolresta Depok. Pria asal Kedaung, Tangerang Selatan, Banten, diganjar Pasal 111 UU Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id