Terbitkan Sertifikat Ilegal, Eks Relawan Vaksinasi Covid-19 Ditangkap

    P Aditya Prakasa - 14 September 2021 13:50 WIB
    Terbitkan Sertifikat Ilegal, Eks Relawan Vaksinasi Covid-19 Ditangkap
    Polisi tangkap empat tersangka pembuat sertifikat vaksin ilegal di Bandung



    Bandung: Dua mantan relawan vaksinasi ditangkap polisi karena menyalahgunakan wewenang penertiban sertifikat vaksin tanpa disuntik. Sertifikat tersebut dijual melalui media sosial.

    "Mantan relawan berinisial JR dan IF bekerja ama dengan dua orang lainnya berinisial MY dan HH. Keempat tersangka memiliki peran yang berbeda-beda," ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar Kombes Arif Rachman, di Mapolda Jabar, Selasa, 14 September 2021.

     



    Arif menuturkan, kasus bermula saat munculnya aplikasi PeduliLindungi yang menjadi salah satu syarat mengecek validitas vaksinasi. Tim dari siber dan Subdit 1 Ditreskrimsus Polda Jabar yang dipimpin oleh Kasubdit I AKBP Andry Agustianto melakukan penelusuran.

    Baca: Stok Vaksin Covid-19 di Kabupaten Bekasi 98.371 Dosis

    "Tim kita melakukan penelusuran adanya akun di media sosial yang menawarkan sertifikat vaksin. Kemudian setelah ditelusuri, akun tersebut milik tersangka JR," kata Arif.

    Polisi kemudian melakukan pengembangan dari kasus tersebut. Tiga orang tersangka lainnya, yaitu IF, MY, HH, kemudian ditangkap polisi.

    "Tersangka ini relawan saat vaksinasi, sehingga memiliki akses. Beda kasus dengan ilegal akses, kalau ini ilegal authority. Punya akses dan mencantumkan data palsu padahal belum divaksin,"tuturnya.
     

    Halaman Selanjutnya
    Sementara tersangka MY dan HH,…


    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id