Pemprov Sumsel Serahkan Keputusan Sistem Pilkada ke Pusat

    Gonti Hadi Wibowo - 13 November 2019 13:16 WIB
    Pemprov Sumsel Serahkan Keputusan Sistem Pilkada ke Pusat
    Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
    Palembang: Wakil Gubernur Sumatra Selatan Mawardi Yahya menyerahkan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengenai wacana pengkajian pilkada langsung menjadi pilkada tidak langsung.

    "Saya serahkan keputusannya apakah nanti akan pilkada langsung atau tidak langsung yang akan diterapkan. Keputusannya itu nanti pasti menjadi pilihan terbaik untuk demokrasi Indonesia," kata Mawardi di Griya Agung, Kota Palembang, Rabu, 13 November 2019.

    Mawardi mengatakan pilkada langsung atau tidak langsung itu mempunyai dampak yang positif atau negatif. "Dampak positif itu ada dan negatif juga ada jika pilkada langsung dipilih DPRD, saya belum berani menjawab itu (Keputusan pilkada langsung atau tidak langsung)," jelas Mawardi.

    Sebelumnya Mendagri Tito Karnavian meminta sistem pemilihan umum (pemilu) dikaji ulang. Tito menilai sistem pemilu saat ini berpotensi menimbulkan korupsi.

    "Lakukan riset akademik tentang dampak negatif dan positif pemilihan langsung," kata Tito.

    Tito menyebut salah satu sisi negatif sistem pemilu saat ini ialah tingginya biaya politik. Hal itu dinilai berdampak pada niat kepala daerah setelah terpilih.

    "Saya tidak mau menuduh, tapi mungkin hampir semua kepala daerah berpotensi melakukan tindak pidana korupsi," pungkas Tito.

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id