Pemkab Sidoarjo Cari Solusi Pengganti Bahan Bakar Limbah Plastik

    Syaikhul Hadi - 21 November 2019 14:44 WIB
    Pemkab Sidoarjo Cari Solusi Pengganti Bahan Bakar Limbah Plastik
    Ilustrasi industri tahu di kawasan Tropodo, Krian, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu, 21 November 2019. Medcom.id/ Syaikhul Hadi
    Sidoarjo: Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo berupaya mencari solusi bagi pengusaha tahu di kawasan Dusun Klagen, Desa Tropodo, Kecamatan Krian, Sidoarjo agar tidak menggunakan sampah plastik sebagai bahan bakar.

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo, Sigit Setyawan, mengatakan penggunaan sampah plastik sebagai bahan bakar produksi tahu akan berdampak bagi kesehatan warga.

    "Kami mengupayakan mereka tidak pakai sampah plastik impor sebagai bahan pembakarannya," kata Sigit Setyawan saat dikonfirmasi, Kamis, 21 November 2019. 

    Sigit menjelaskan Pemda Sidoarjo pernah mengundang PGN maupun Pertamina untuk membahas penyaluran gas di kawasan tersebut. Namun hasilnya nihil lantaran jaringan yang digunakan keduanya merupakan jaringan berkapasitas besar. 

    "Kami juga pernah ketemu sama Minarak gas. Minarak Gas ini bisa menggunakan kompor gas yang bahan bakarnya dari batubara. Jadi, menurut saya ini bisa dijadikan alternatif untuk pengusaha tahu di Krian," jelas Sigit.

    Menurut Sigit faktor ekonomi menjadi pertimbangan para pengusaha untuk beralih dari sampah plastik ke kayu bakar sebagai bahan pembakaran. Sebab penggunaan kayu bakar dirasa mahal dibandingkan sampah plastik. 

    "Memang itu lebih murah dibanding kayu. Masalahnya Pemerintah Melarang penggunaan sampah plastik. Tapi, kita tidak bisa menghilangkan itu tanpa memberi solusi bagi mereka," pungkas Sigit.

    Sementara pengusaha tahu, Mulyono mengungkapkan akan menuruti permintaan pemerintah jika ada solusi terbaik untuk pengusaha. Peralihan bahan bakar sampah plastik ke gas juga tidak murah. 

    "Ya, kami mau saja tidak menggunakan sampah, asal harganya tidak jauh beda dengan sampah plastik. Lebih-lebih bisa murah dibanding sampah plastik," kata Mulyono.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id