Eks Direktur Regional PT Eksekutif Dilaporkan Dugaan Penggelapan

    Syaikhul Hadi - 21 Oktober 2019 18:54 WIB
    Eks Direktur Regional PT Eksekutif Dilaporkan Dugaan Penggelapan
    Penasehat Hukum PT. Eksekutif, Sugeng Hari Kartono (kanan) dan Branch of control PT. Ekaekutif, Sukma Perdani (kiri). Foto: Medcom.id/S Hadi
    Surabaya: Perusahaan PT Eksekutif melaporkan mantan Direktur Regional PT Eksekutif, Aries Onasis Alexandre, ke Polrestabes Surabaya. Aries diduga menggelapkan dana iuran BPJS Ketenagakerjaan milik karyawan senilai Rp300 jutaan.

    Penasehat Hukum PT Eksekutif, Sugeng Hari Kartono, mengatakan pelaporan dugaan penggelapan berawal dari laporan karyawan yang mengaku memiliki tunggakan BPJS Ketenagakerjaan. Mendapat aduan tentang tunggakan iuran BPJS tersebut, perusahaan langsung mengecek ke lapangan.

    "Perusahaan terpaksa melaporkan Bapak Aris selaku Regional Direktur PT Eksekutif karena sudah melakukan penggelapan iuran BPJS kesehatan milik karyawan," ujar Sugeng, Senin, 21 Oktober 2019.

    Aris dilaporkan oleh perusahaan melalui Sukma Perdani selaku Branch Of Controller PT Eksekutif pada Kamis, 15 Agustus 2019 lalu dengan Nomor  polisi LPB-7108-pres1.24/2019/jatim restabes surabaya. Laporannya tentang penggelapan dimaksud dalam pasal 55 jonto pasal 19 ayat 1 dan ayat 2 uu no. 24 tahun 2011 tentang BPJS dan atau pasal 372 KUHP.

    Perusahaan diklaim sudah melakukan kewajiban dengan membayar hak karyawan, termasuk membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan.  Hak  ditransfer oleh pusat melalui rekening pribadi milik Regional Direktur PT. Eksekutif, Aris Onasis Alexandre. Namun iuran itu secara sengaja tidak dibayarkan oleh Aris kepada BPJS. Bahkan, Aries mengundurkan diri dari jabatannya sejak Mei 2018.

    "Padahal masih menyisakan hutang pembayaran BPJS. Tapi dia sudah mengundurkan diri. Diperkirakan tunggakan ke BPJS atau uang yang digelapkan mencapai Rp.300 an juta," katanya.

    Dia melanjutkan kepolisian masih menyelidiki dengan memeriksa sejumlah saksi. Pihaknya masih menunggu kelanjutan dari kepolisian. 

    Puluhan karyawan PT Eksekutif menggelar aksi di depan kantor cabang di Jalan Medokan Asri, Kecamatan Semampir, Surabaya. Mereka menuntut pihak perusahan segera membayar tunggakan BPJS ketenagakerjaan  karyawan.

    Sedikitnya ada sekitar 40 karyawan yang dinilai mengalami tunggakan BPJS ketenagakerjaan. Tunggakan belum dibayarkan sejak tahun 2017 hingga 2018. 



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id