Sebagian Wilayah Jateng Masih Dilanda Kekeringan Ekstrem

    Mustholih - 04 November 2019 20:33 WIB
    Sebagian Wilayah Jateng Masih Dilanda Kekeringan Ekstrem
    Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun BMKG Semarang, Iis Widya Harmoko. Foto: Medcom.id/Mustholih
    Semarang: Sebagian besar wilayah di Provinsi Jawa Tengah masih dilanda kekeringan ekstrem meski telah memasuki musim hujan. Sekitar 50 persen wilayah di Jateng masih mengalami kekeringan ekstrem.

    "Sehingga untuk potensi kebakaran hutan dan lahan serta kekeringan masih ada," kata Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun BMKG Semarang, Iis Widya Harmoko, kepada Medcom.id, Semarang, Jateng, Senin, 4 November 2019.

    Iis menerangkan daerah di Jateng yang masih mengalami kekeringan ekstrem antara lain Klaten, Wonogiri, dan Jepara. Kekeringan ekstrem juga masih melanda daerah Kendal sisi utara, Demak hingga Pati. Sedangkan di selatan Jawa Tengah, kekeringan ekstrem juga terjadi di Kebumen, Cilacap bagian selatan, Purworejo, Wonogiri, dan Soloraya bagian selatan. 

    "Jateng harus mewaspadai dua kondisi, kekeringan dan bahaya banjir dan longsor," tegas dia.

    Dia berujar awal musim hujan berbeda-beda di Jateng. Di daerah Gunung Slamet dan sekitarnya sampai Cilacap, Kebimen, Banyumas, Purnalingga, dan Banjarnegara, hujan datang pada awal Oktober. Hujan juga datang lebih awal di pesisir utara Brebes dan lereng Gunung Slamet bagian utara.

    Sedangkan hujan telat datang di daerah pantai utara khususnya Demak bagian utara sampai Rembang. Iis berujar di daerah-daerah itu hujan diperkirakan turun pada awal Desember. 

    "Untuk lainnya secara umum pada November. Misalnya Grobogan, Kabupaten Semarang, Kota Semarang, Magelang, dan Temanggung," jelas Iis.

    Dia mengungkap hujan yang mengguyur masih skala lokal. BMKG Kota Semarang masih belum bisa menyimpulkan Jawa Tengah sedang memasuki musim hujan.

    "Kita lihat curah hujan masih terfokus di daerah tengah Jateng khususnya di dataran tinggi serta daerah Semarang bagian selatan dan timur antara Boyolali, Sragen dan Grobogan," tandasnya. 



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id