Dedi Mulyadi Ingin Izin Perusahaan Tambang Batu Purwakarta Dicabut

    Antara - 10 Oktober 2019 13:41 WIB
    Dedi Mulyadi Ingin Izin Perusahaan Tambang Batu Purwakarta Dicabut
    Warga menunjukkan bongkahan batu sebesar sekitar 6x5 meter yang menimpa sejumlah bangunan di Kampung Cihandeuleum, Desa Sukamulya, Tegalwaru, Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (9/10/2019). ANTARA FOTO/M Luthfi Rahman
    Purwakarta: Dedi Mulyadi mantan Bupati Purwakarta meminta pemerintah memberikan sanksi tegas terhadap perusahaan tambang yang menyebabkan hujan batu besar di Desa Sukamulya, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Selasa, 8 Oktober 2019. Dedi yakin dalam insiden tersebut pihak perusahaan telah ceroboh.

    "Cabut saja izin usaha pertambangan batu yang melakukan kecerobohan-kecerobohan," kata Dedi saat dihubungi, Rabu, 9 Oktober 2019.

    Dedi menjelaskan akibat kecerobohan perusahaan tambang, ratusan bebatuan menghujani rumah warga hingga mengakibatkan tujuh rumah dan satu sekolah rusak.

    Peristiwa tersebut diduga terjadi akibat aktivitas blasting atau peledakan batu yang dilakukan oleh perusahaan tambang, PT Mandiri Sejahtera Sentra (MSS). "Untung saja tidak ada warga yang sedang berada di dalam rumah. Sehingga tidak ada korban jiwa," ungkap Dedi.

    Dedi meminta rekomendasi dimulai sejak dari pemerintah kabupaten setempat, yakni dari desa hingga kabupaten. Pola tersebut sesuai dengan aturan yang sudah dibakukan oleh pemerintah berdasarkan undang-undang.

    Mantan Bupati Purwakarta dua periode ini menyebut kalau Pemkab Purwakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup bertanggung jawab atas dua dokumen. Di antaranya Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL). (Nuansa Islami)



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id