Pemkot Semarang Tetap Pakai Tenaga Honorer

    Mustholih - 31 Januari 2020 15:32 WIB
    Pemkot Semarang Tetap Pakai Tenaga Honorer
    Ilustrasi. (Foto: MI/Pius Erlangga)
    Semarang: Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah, memastikan tetap memberdayakan tenaga honorer. Kuota calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang selalu tak mencukupi membuat Pemkot Semarang menutupi kekurangan pegawai dengan merekrut honorer.

    "Kuota CPNS tahun ini saja kita hanya dapat 280. Ini tidak ada (kuota) guru dan tenaga kesehatan. Tapi setiap tahun PNS yang pensiun banyak sekali, tahun kemarin 600-an," kata Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah Kota Semarang, Litani Satyawati, Jumat, 31 januari 2020.

    Lita mengatakan pihaknya tak punya pilihan selain mengangkat pegawai di luar PNS. Namun ia menegaskan pegawai yang diangkat bukanlah honorer.

    "Hanya pegawai non-PNS untuk membantu terutama guru dan tenaga medis. Sepanjang keuangan kami mencukupi, kami masih pakai itu. Meskipun jumlahnya kami kurangi setiap tahun," jelas dia.

    Menurut Litani, pegawai non-PNS bekerja berdasarkan kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan Pemkot Semarang. Honor yang diberikan pun bergantung pada jenis kegiatan.

    "Makanya (jumlah pegawai di) setiap dinas berbeda, karena sesuai kebutuhan masing-masing. Jumlahnya pun diharapkan terus berkurang," ungkapnya.

    Ia menambahkan jumlah pegawai non-PNS melekat pada kebutuhan masing-masing organisasi perangkat pemerintahan. "Lebih seperti pegawai kontrak tapi melekat di setiap dinas," pungkasnya.

    (MEL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id