Mendag Lepas Ekspor Komoditas Makanan Beku dari Jatim

    Antara, Syaikhul Hadi - 31 Januari 2020 20:59 WIB
    Mendag Lepas Ekspor Komoditas Makanan Beku dari Jatim
    Menteri perdagangan Agus Suparmanto saat memberi sambutan di PT Sekar Bumi Tbk di Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat.
    Sidoarjo: Menteri Perdagangan Agus Suparmanto melepas ekspor komoditas makanan beku produksi PT Sekar Bumi Tbk di Sidoarjo, Jawa Timur, antara lain ke Amerika Serikat, Jepang, Eropa, dan Korea Selatan.

    "Saya sangat bangga dengan ekspor produk dari Indonesia, apalagi di dalamnya ada produk khas Indonesia seperti tempe, petai, dan juga bumbu pecel yang turut diekspor kali ini," katanya di sela pelepasan ekspor di Sidoarjo, Jumat, 31 Januari 2020.

    Ia mengemukakan, pihaknya mendorong perusahaan-perusahaan lain supaya mengekspor komoditas mereka keluar negeri.

    "Kami juga meminta perusahaan ini menggandeng UKM dalam mengembangkan bisnis mereka melalui KUR," katanya.

    Ia mengatakan, pemerintah juga melakukan percepatan ekspor dengan memangkas birokrasi demi menggeliatkan ekspor keluar negeri.

    "Hal itu sebagai bentuk dukungan dari perintah tentang kemudahan ekspor yang diberikan, terutama awal tahun 2020 ini," katanya.

    Ekspor produk makanan beku ini diberangkatkan secara simbolis dari pabrik PT Sekar Bumi Tbk di Kabupaten Sidoarjo di dampingi Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak serta Presiden Direktur PT Sekar Bumi Tbk Harry Lukmito.

    "Totalnya ada 65 kontainer 40 feet yang nilainya mencapai 8.700.000 dolar AS. Jenis makanan yang diekspor bervariasi seperti udang, ebi furai, ebi katsu, bakso ikan, siomay, hakau dan spring roll. Bahkan juga ada produk lokal tanah air seperti tempe, petai, lele dan bumbu pecel," kata Presiden Direktur PT Sekar Bumi Tbk Harry Lukmito.

    Ia mengatakan, ekspor juga dilakukan dari pabrik lain di Cikupa Tangerang dan Pasuruan, Jawa Timur. Tahun ini ekspor akan ditingkatkan melebihi tahun lalu yang nilainya mencapai 131.908.713 dolar Amerika.

    "Sejak 1973 didirikan menjadi pabrik pengolahan dan eksporter, kita sudah menyumbang devisa lebih dari 2 miliar dolar Amerika," katanya.

    Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak mengaku bangga karena produk Sidoarjo bisa menembus pasar dunia. Bahkan produk-produk itu dipasarkan di sejumlah supermarket ternama.

    "Saya juga ikut bangga, best performance exporter ternyata ada di Sidoarjo," kata Emil.

    (ALB)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id