Pemkab Klungkung Semprot 40 Ribu Liter Disinfektan

    ant - 24 Maret 2020 13:44 WIB
    Pemkab Klungkung Semprot 40 Ribu Liter Disinfektan
    Penyemprotan Disinfektan oleh Pemerintah Kabupaten Klungkung secara berkala di sejumlah Fasilitas Umum seperti terminal, tempat rekreasi, perkantoran pada Minggu Sore (22/3/2020).
    Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung menyemprot disinfektan ke sejumlah fasilitas umum seperti pasar, terminal, tempat rekreasi, perkantoran dan tempat wisata di Klungkung. Penyemprotan 40 ribu liter disinfetan dilakukan secara berkala sejak Minggu, 22 Maret 2020 untuk mencegah merebaknya virus korona (covid-19). 

    “Saya sudah menugaskan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) dan PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) untuk menyiapkan profil tank yang berisi cairan disinfektan di sejumlah tempat umum, seperti di depan Monumen Puputan Klungkung, Balai Budaya dan Pasar Galiran," kata Bupati Klungkung Bali, I Nyoman Suwirta, Selasa, 24 Maret 2020.

    Suwirta mengatakan pihaknya telah menyemprot disinfektan sebanyak 40 ribu liter. Cairan itu dibagi ke dalam delapan tangki cairan disinfektan dengan kapasitas masing-masing tangki 5 ribu liter. 

    "Anggarannya berasal dari pendapatan para Kepala OPD untuk dibelikan peralatan maupun bahan disinfektan, kemudian dibagikan secara gratis ke masyarakat. Saya juga akan menyemprot hingga setiap kecamatan dan objek wisata Nusa Penida," terang Suwirta.

    Suwirta juga menyebut Pemkab akan segera membentuk posko Covid 19. Kepala Dinas Kesehatan sudah diinstruksikan untuk membuat kajian tentang status bencana Kabupaten Klungkung.

    “Saya juga akan membentuk posko Siaga Darurat Bencana Covid 19 sampai ke tingkat Desa. Hal ini dilakukan untuk mengetahui lebih cepat perkembangan jumlah dan lokasi ODP (Orang Dalam Pemantauan), sehingga penyebaran virus dapat diawasi dan diantisipasi. Pencegahan penyebaran lainnya yaitu melakukan penyemprotan secara serentak pada Selasa, 24 Maret 2020, dengan menggunakan cairan disinfektan di tempat umum sampai ke tingkat desa," papar Suwirta.

    Pihaknya juga meminta OPD Pemkab Klungkung untuk dapat berperan aktif agar bisa meminimalisasi penyebaran virus tersebut di Kabupaten Klungkung. Bahkan untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut, Suwirta meminta penyemprotan disinfektan dapat dilakukan minimal tiga hari sekali.

    "Hal ini dilakukan karena mengingat adanya peningkatan ODP. Tercatat hingga Minggu, 22 Maret terdapat 99 ODP Covid-19 di Klungkung," ujar Suwirta.

     



    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id