KLB Korona di Solo Pengaruhi Okupansi Hotel

    Triawati Prihatsari - 16 Maret 2020 18:21 WIB
    KLB Korona di Solo Pengaruhi Okupansi Hotel
    Pekerja menggunakan masker pelindung saat melewati trotoar menuju kantornya di kawasan Sudirman, Jakarta, Selasa (3/3/2020). MI/Ramdani
    Solo: Penetapan status Kejadian Luar Biasa (KLB) virus korona covid-19 di Kota Solo berdampak pada okupansi hotel. Pihak hotel mengklaim kehilangan minimal 40 persen tamunya terutama tamu mancanegara.

    "Kalau dari segi tamu lokal, tidak begitu berpengaruh. Hanya saja kita kehilangan tamu longstay seperti yang dari Tiongkok atau Korea karena korona ini," kata Public Relation Syariah Hotel Solo, Adil Erdita Ayu Marta, di Solo, Senin, 16 Maret 2020.

    Adil menjelaskan okupansi hotel sudah menurun sejak viru korona mulai merebak pada Januari 2020. Adil berharap wabah virus korona segera mereda kondisi bisa kembali normal.

    "Karena kita juga ada segmen masyarakat yang manasik haji. Jelas berkurang, karena penutupan tanah suci. Meski hanya sekedar transit, tapi segmen manasik haji ini juga rutin," jelas Adil.

    Senada disampaikan PR Pop Harris Hotel, Tiwik Widowati. Menurutnya penyebaran virus korona memberikan dampak terhadap okupansi hotelnya.

    "Ada beberapa agenda MICE yang ditunda, terutama untuk kegiatan dari perusahaan multilevel nasional. Dan saya yakin ini terjadi juga di hotel-hotel lain," kata Tiwik.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id