Limbah Minyak Hitam Cemari Perairan Bintan

    Antara - 19 Februari 2020 15:32 WIB
    Limbah Minyak Hitam Cemari Perairan Bintan
    Limbah di Perairan Bintan (ANTARA/Nikolas Panama)
    Tanjungpinang: Pencemaran diduga limbah minyak berwarna hitam kembali mencemari pantai di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Melansir Antara, kawasan tercemar berada di sepanjang pantai di kawasan Kawal, Desa Teluk Bintan, Desa Malang Rapat, Berakit, sampai Senggiling. 

    Minyak hitam itu tidak hanya mencemari kawasan objek wisata, tapi juga kawasan tangkapan ikan. Ratusan perahu dan sampan kotor.

    "Minyak hitam lengket di jaring ikan dan bubuh kepiting," kata Ketua RT 2 Desa Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, Kurnia, melansir Antara, Rabu, 19 Februari 2020.

    Kurnia yang tinggal di Perumahan Pelantar menunjukkan minyak hitam di dinding puluhan perahu nelayan. Selain itu di keramba pun didapat diduga minyak berwarna hitam. 

    "Sebagian warga di Teluk Bakau bekerja sebagai nelayan. Nelayan sulit mendapatkan ikan akibat limbah tersebut," ujarnya.

    Dia berharap pemerintah segera menyelesaikan dugaan pencemaran tersebut. Pasalnya nelayan mejadi kesulitan mendapatkan kepiting dan kerang. 

    "Di sini banyak yang menggantungkan hidup dengan menangkap kepiting, gonggong, dan kerang. Ini permasalahan terjadi setiap tahun saat musim angin utara," jelasnya.

    Sementara itu, Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang mengatakan pihaknya sudah menyelidiki temuan pencemaran diduga minyak tersebut. Dia menerangkan berdasarkan pengumpulan keterangan dan barang bukti, limbah itu bukan berasal dari perairan Indonesia, melainkan perbatasan antara Indonesia dengan Malaysia dan Singapura.

    "Diduga limbah itu berasal dari kapal asing. Kami sudah melaporkan hal itu ke Mabes Polri melalui Polda Kepri," ucap Boy.



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id