Turis India Siap Serbu Bali pada 2021

    Media Indonesia.com - 15 November 2020 14:50 WIB
    Turis India Siap Serbu Bali pada 2021
    Pemuka agama Hindu memercikan air suci kepada dua wisatawan asal India dalam persembahyangan di Pura Agung Jagatnatha, Denpasar, Bali. (Foto: ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo)
    Denpasar: Pemilik dan Managing Director Triauma Tours and Travel, Ni Luh Werdiani, menyebutkan saat ini, wisatawan asal India sudah siap datang ke Bali. Menurutnya, pada Maret-April 2021, pihaknya sudah menerima ratusan booking wisatawan asal India yang ingin ke Bali.

    "Lebih dari 300 bookingan sudah kami terima. Semuanya adalah honeymoon. Di bulan-bulan itu, India lagi honeymoon season dan banyak dari mereka yang ingin merayakannya di Bali," ujarnya di Denpasar, Minggu, 15 November 2020.

    Menurut Werdiani, ratusan bookingan itu merupakan hal luar biasa. Sudah hampir pasti, pascadibuka kran penerbangan asing ke Bali, wisman India akan menjadi yang paling banyak mengunjungi Bali.

    Baca juga: Banjir Melanda 2 Desa di Aceh Tenggara

    Ia mengaku, selain pasangan honeymoon, masih banyak wisatawan India yang mempertanyakan kapan Bali dibuka. Umumnya, mereka ingin datang ke Bali lantaran bosan di negaranya.

    Werdiani mengungkapkan mayoritas turis adalah repeat guest. Pihaknya pun sudah sering menerima pertanyaan dari calon turis asal India soal berapa kasus positif di Bali, bagaimana penerapan protokol kesehatan, keamanan, hingga kenyamanan Bali terkait dengan covid-19.

    "Saya jelaskan semua. Saya tahu kasus di Bali hari per hari. Supaya mereka tahu bahwa Bali itu aman dan nyaman dikunjungi," ungkapnya.

    Ia mengatakan karakter orang India cenderung tak sabar. Selain pertanyaan soal covid-19, banyak dari mereka yang bertanya kapan penerbangan dibuka atau apakah ada penerbangan langsung dari India ke Bali. Sebab jika transit di negara lainnya, turis India kurang yakin dengan perkembangan kasus covid-19.

    Baca juga: Antisipasi Banjir, Graisena dan Warga Bogor Tanam 300 Bibit Pohon

    "Dari sekian pertanyaan tersebut, ada pertanyaan yang belum bisa kami jelaskan, yakni soal asuransi khusus covid-19. Kami belum bisa jawab. Kita berharap selama di Bali mereka tidak terpapar," lanjutnya.

    Seluruh negara di dunia, imbuh dia, baru Dubai yang sudah memiliki asuransi covid-19. Beberapa permintaan lain yang sering muncul antara lain mereka ingin dipermudah urusan visa dan tidak ada karantina selama berada di Bali.

    Para turis asal negeri Bollywood itu pun akan ikut standar Indonesia dengan test swab/PCR sebelum datang ke Bali atau setelah tiba di Bali, asal tidak dikarantina. Mereka berkenan dites oleh tim kesehatan asal Indonesia atau oleh tim kesehatan dari maskapai yang bersangkutan.

    "Intinya kalau soal test, mereka mengikuti standar Indonesia dan Bali," jelasnya. (Arnoldus Dhae)

    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id