Uji Coba PTM di Kota Bogor Tunggu Vaksinasi Guru Tuntas

    Rizky Dewantara - 06 April 2021 12:58 WIB
    Uji Coba PTM di Kota Bogor Tunggu Vaksinasi Guru Tuntas
    Ilustrasi. (Foto: ANTARA/Okky Lukmansyah)



    Bogor: Pembelajaran tatap muka di Kota Bogor, Jawa Barat, akan dilakukan setelah seluruh tenaga pengajar selesai divaksinasi covid-19. Rencananya pembelajaran tatap muka diuji coba pada Mei 2021.

    "Kami belum berani untuk melakukan uji coba pembelajaran tatap muka untuk semua jenjang pendidikan di Kota Bogor, sebelum waktu vaksinasi terhadap guru selesai dilakukan," ujar Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, Selasa, 6 April 2021.






    Ia mengaku, pihaknya tidak mau mengambil risiko melakukan pembelajaran tatap muka, karena saat ini Kota Bogor baru keluar dari zona merah penyebaran virus korona.

    Dedie melanjutkan pemkot harus memperhitungkan betul kesiapan dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka. Seperti kesiapan tenaga didik, fasilitas tambahan di sekolah, izin dari orang tua, dan yang terpenting menjamin protokol kesehatannya.

    Baca juga: Khofifah Minta Warga Legawa Dilarang Mudik

    “Setidaknya bila gurunya sudah divaksinasi, ada satu jaminan bagi orang tua murid menitipkan anaknya untuk belajar," tambah dia.

    Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Hanafi mengatakan, selain persiapan protokol kesehatan di lingkungan sekolah. Pihaknya juga akan mendata izin dari orang tua murid sebelum melaksanakan sekolah tatap muka.

    "Rencananya uji coba pembelajaran tatap muka dilaksanakan pada Mei. Saat ini tanggal dan skema dari uji coba sekolah tatap muka belum ditentukan," kata Hanafi.
     

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
     
    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

     

    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id