comscore

Catat, Ini Syarat Sah Hewan Kurban di Tengah Wabah PMK

Antara - 21 Juni 2022 14:48 WIB
Catat, Ini Syarat Sah Hewan Kurban di Tengah Wabah PMK
ilustrasi/Medcom.id
Pekalongan: Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pekalongan, Jawa Tengah, membeberkan syarat sah hewan kurban pada Hari Raya Iduladha. Syarat ini dikeluarkan seiring maraknya penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak.

"Hewan yang terkena penyakit mulut dan kuku dengan gejala klinis kategori ringan, seperti lepuh ringan pada celah kuku, kondisi lesu, tidak nafsu makan, dan keluar air liur lebih dari biasanya masih sah hukumnya dijadikan hewan kurban," kata Ketua MUI Kota Pekalongan Slamet Irfan di Pekalongan, Selasa, 21 Juni 2022.
Sedangkan hewan ternak yang terkena PMK dengan gejala klinis kategori berat, seperti lepuh pada kuku sampai terlepas, pincang, tidak bisa berjalan, dan menyebabkan tubuh hewan kurus, hukumnya tidak sah dijadikan hewan kurban.

Demikian pula hewan ternak yang terkena penyakit mulut dan kuku dengan gejala klinis kategori berat. Lalu, hewan yang sembuh dalam rentang waktu 10-13 Zulhijah, maka hewan ternak tersebut sah dijadikan hewan kurban.

Baca: Upaya Pemerintah Datangkan Vaksin PMK Diapresiasi

"Slamet menegaskan hewan yang terjangkit PMK dengan gejala klinis kategori berat, tetapi sembuh setelah lewat rentang waktu yang dibolehkan maka sembelihan hewan tersebut dianggap sedekah, bukan dijadikan hewan kurban," jelasnya.

Untuk mencegah penyebaran PMK, umat Islam yang akan berkurban dan pedagang wajib memastikan hewan memenuhi syarat sah. Khususnya dari sisi kesehatan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah.

"Pelaksanaan kurban tidak harus menyembelih sendiri. Panitia kurban dan serta tenaga kesehatan perlu mengawasi kondisi kesehatan hewan dan proses pemotongan, serta penanganan daging, jeroan, dan limbah," ucap dia.

(NUR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id