comscore

Miris, Sindikat Pencurian Perabot Sekolah di Banyumas Libatkan Anak

Antara - 19 Mei 2022 12:47 WIB
Miris, Sindikat Pencurian Perabot Sekolah di Banyumas Libatkan Anak
Seorang anak berinisial MR (16) menjalani pemeriksaan di Unit PPA Satreskrim Polresta Banyumas karena terlibat kasus pencurian dengan pemberatan di sejumlah sekolah dan kantor di Kabupaten Banyumas. ANTARA/HO-Polresta Banyumas
Banyumas: Satuan Reserse Kriminal Polresta Banyumas mengungkap kasus pencurian di sejumlah sekolah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Mirisnya komplotan ini melibatkan seorang anak sebagai salah satu pelakunya.

"Kasus ini terungkap berkat laporan pihak SD Negeri 2 Pliken, Kecamatan Kembaran, Banyumas, yang mengalami pencurian pada Selasa, 17 Mei, " kata Kapolresta Banyumas Kombes Edy Suranta Sitepu di Purwokerto, Banyumas, Kamis, 19 Mei 2022.
Kasus pencurian di SD Negeri 2 Pliken itu pertama kali diketahui oleh penjaga sekolah pada Selasa, 17 Mei sekitar pukul 05.15 WIB saat yang bersangkutan melaksanakan rutinitas untuk membersihkan lingkungan sekolah.

Menurut dia, penjaga sekolah itu merasa aneh karena lampu ruang kantor dalam keadaan menyala dan genting di atap berantakan. Sehingga yang bersangkutan mengecek ke dalam ruangan.

"Saat penjaga sekolah itu mengecek ruangan, ternyata 1 unit laptop merek Toshiba tipe C-645 warna hitam dan uang tunai sebesar Rp300 ribu tidak ada di tempatnya. Kejadian itu segera dilaporkan ke polisi," kata Edy.

Baca: Pencuri Puluhan Komputer di SMAN 25 Bandung Berjumlah 3 Orang

Kasatreskrim Kompol Agus Supriadi Siswanto mengatakan Unit Resmob Satreskrim Polresta Banyumas setelah menerima laporan pencurian tersebut segera melakukan penyelidikan.

Dalam penyelidikan tersebut, Unit Resmob mendapatkan informasi terkait dengan keberadaan terduga pelaku di salah satu hotel yang berlokasi di Jalan Martadireja 1, Kecamatan Purwokerto Timur, Banyumas.

Oleh karena itu, petugas Unit Resmob segera mendatangi hotel tersebut dan melakukan penggeledahan salah satu kamar yang di dalamnya ada seorang anak berinisial MR,16, warga Desa Pliken.

"Saat melakukan penggeledahan, petugas Unit Resmob menemukan 1 unit laptop merek Toshiba tipe C-645 warna hitam," katanya.

Agus mengatakan petugas Unit Resmob pun segera menginterogasi MR dan mendapatkan informasi jika laptop tersebut merupakan hasil tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang dilakukan bersama rekannya berinisial AD.

Atas dasar informasi tersebut, petugas Unit Resmob segera membawa MR ke Kantor Satreskrim Polresta Banyumas untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Menyinggung pelaku lain, dia mengatakan bahwa pihaknya telah memasukkan AD dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Setelah pengembangan, MR bersama AD yang saat ini masih dalam pengejaran diketahui telah melakukan pencurian di sejumlah sekolah dan kantor di Banyumas, antara lain, SMPN 4 Sumbang, SMK Mulia Husada Sumbang, SMAN 1 Sokaraja, TK Aisiyah Purwokerto Barat, dan Kantor Kelurahan Pasir Muncang," katanya.

Karena MR masih berumur 16 tahun, kata dia, penyidikan lebih lanjut atas kasus tersebut ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Banyumas.

"Meskipun masih berusia 16 tahun, MR diketahui sudah tidak bersekolah," kata Kasatreskrim menjelaskan.

(WHS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id