Operasi SAR Tambang Emas Ilegal di Parigi Moutong Ditutup

    Antara - 01 Maret 2021 21:06 WIB
    Operasi SAR Tambang Emas Ilegal di Parigi Moutong Ditutup
    Tim SAR melakukan upaya evakuasi terhadap jenazah yang tertimbun tanah longsor di lokasi tambang emas tanpa izin di Desa Buranga, Kabupaten Parigi, Sulawesi Tengah, Kamis (25/2/2021). ANTARA/Moh Ridwan



    Palu: Basarnas Palu menutup operasi SAR pencarian korban longsor di tambang emas ilegal di Desa Buranga, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Total tujuh korban tewas telah ditemukan.
     
    "Setelah satu jenazah korban terakhir berhasil dievakuasi, maka secara resmi kegiatan operasi ini kami tutup," kata Kepala SAR Palu Andrias Hendrik Johanes yang dihubungi dari Palu, Sulawesi Tengah, Senin, 1 Maret 2021.

    Dia menjelaskan, operasi SAR hari keenam terhadap satu korban tersisa yang tertimbun longsor di lubang penambangan menambah daftar korban meninggal menjadi tujuh orang. Temuan korban pada hari keenam melengkapi laporan masyarakat saat peristiwa itu terjadi.






    Baca: Satu Korban Tambang Longsor di Parigi Moutong Dievakuasi

    Berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) SAR, kegiatan operasi dilaksanakan tujuh hari sejak peristiwa terjadi. Namun apabila dalam operasi tersebut semua korban berhasil dievakuasi, maka kegiatan SAR dinyatakan berakhir.

    Pada operasi SAR hari pertama, katanya, warga berhasil mengevakuasi tiga jasad korban yang tertimbun longsor. Lalu operasi hari kedua, tim SAR gabungan mengevakuasi tiga jenazah lainnya dan pencarian sehari sebelum operasi berakhir, tim menemukan satu jenazah tersisa.

    Dia menjelaskan, korban terakhir dievakuasi oleh tim gabungan dari lubang penambangan sekitar Pukul 13.35 Wita dibantu tiga alat berat. Tim lebih dulu menemukan potongan tubuh korban sekitar 10 meter dari penemuan jasad.

    Baca: Makan Korban Jiwa, Pemkab Parigi Moutong Setop Sementara Aktivitas Tambang Emas Ilegal

    Jenazah kemudian dibawa ke Puskesmas Ampibabo menggunakan ambulans milik Polres Parigi Moutong untuk proses identifikasi sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
     
    Setelah proses evakuasi selesai, sekitar Pukul 17.15 WITA tim SAR gabungan langsung melakukan apel penutupan operasi sebelum dikembalikan ke kesatuan masing-masing. Jumlah korban dalam peristiwa itu sebanyak 23 orang, 16 dinyatakan selamat dan tujuh orang meninggal.

    "Keberhasilan ini berkat kerja sama tim. Saya mengucapkan terima kasih atas partisipasi para pihak dan masyarakat, sekaligus kami memohon maaf bila ada kekeliruan dalam penanganan kegiatan operasi, dan keluarga yang berduka tetap tabah menerima kenyataan ini," tutupnya.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id