Hindari Kerumunan, Tangsel Minta Perluasan Salat Tarawih di Lapangan atau Gedung Sekolah

    Farhan Dwitama - 04 Mei 2021 16:33 WIB
    Hindari Kerumunan, Tangsel Minta Perluasan Salat Tarawih di Lapangan atau Gedung Sekolah
    ilustrasi. Medcom.id



    Tangerang: Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie meminta perluasan pelaksanaan ibadah salat tarawih di lapangan, sekolah, atau area publik lain di luar masjid dan musala. 

    "Salat tarawih diperluas di masjid, seperti di lapangan, di sekolah untuk mengurai kerumunan," kata Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie dikonfirmasi, Selasa 4 Mei 2021.






    Benyamin menegaskan, pihaknya berupaya terus untuk mengantisipasi adanya pertambahan dan penularan covid-19 di Tangsel selama Ramadan. Di antaranya, dengan memperketat pengawasan aturan larangan mudik di tahun ini. 

    "Lebih kepada larangan mudik. Buat ASN jelas dilarang mudik. Kemudian yang kedua untuk mencegah arus mudik dari Tangsel ke luar Tangsel, nanti kita akan minta Dishub untuk membuat surat dulu kepada perusahaan-perusahaan otobus untuk tidak melayani penumpang mudik," jelas dia. 

    Benyamin juga meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tangsel, untuk mengawasi kesehatan dan keselamatan bahan pangan, untuk konsumsi masyarakat selama Ramadan dan Lebaran. 

    "Saya minta Indag (industri dan pedagangan) untuk melakukan pemeriksaan ke pasar-pasar atau pusat perbelanjaan untuk mengecek makanan seperti yang mengandung borak, kadar luasa untuk dilakukan pengecekan," ucap dia. 

    Selain itu, Benyamin juga menegaskan telah meminta seluruh jajaran Satpol PP Tangsel, untuk meningkatkan patroli dan pengawasan ke sejumlah tempat usaha baik pasar dan pusat perbelanjaan di Tangsel. Hal itu dalam mengantisipasi adanya kerumunan masa selama berbelanja kebutuhan Ramadan dan Lebaran tahun ini.

    "Saya sudah mintakan Satpol PP untuk patroli. Nanti kalau umpama melanggar, ada sanksinya," kata Benyamin.

    Selain bentuk pengawasan Satpol PP dan Dinas Pariwisata Tangsel, juga diminta untuk berkordinasi dengan Kepolisian dalam membantu, mengawasi penerapan Prokes dan pembubaran kerumunan di area publik  

    "Saya sudah tugaskan dinas pariwisata, Satpol PP dan kalau perlu koordinasi dengan Kepolisian untuk turun ke lapangan dalam hari terakhir ini, mengecek dan mencegah kerumunan," jelas dia. 

    Jika nantinya ada pusat perbelanjaan atau pengelola tempat usaha yang melanggar aturan prokes dengan melebihi kapasitas gedung, Pemkot Tangsel, kata Benyamin akan mengevaluasi perizinan tempat usaha tersebut. 

    "Kita akan evaluasi perizinannya kalau dia tidak bisa mencegah kerumunan akan kita evaluasi perizinannya. Sejauh ini belum ada laporan (pelanggaran) ke saya. Mungkin ke satgas ada kalau ke saya belum," ucap Benyamin.


    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id