Tak Kenal Kata Menyerah Melawan Covid-19

    ant - 14 Oktober 2020 21:54 WIB
    Tak Kenal Kata Menyerah Melawan Covid-19
    Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menghadiri acara Pembagian Masker Serentak, Kampanye Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan, dalam Rangka Operasi Yustisi Pengguna Masker dan Pilkada 2020 Yang Aman, Damai dan Sehat di Lapangan Merdeka Medan (
    Medan; Angka perkembangan kasus covid-19 di Sumatra Utara terus membaik. Untuk itu, Pemerintah kabupaten/kota diminta untuk terus melakukan sosialisasi protokol kesehatan dan menjalankan peraturan kepala daerah (Perkada) di masing-masing daerah kabupaten/kota.

    Perkembangan itu tentunya menjadi titik terang yang cukup menggembirakan bagi semua. Namun, jangan terlena, tetaplah menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam setiap menjalankan aktivitas terutama di luar rumah.

    Terkait penanganan covid-19, Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi menegaskan bahwa Pemprov Sumut tidak main-main dalam menekan angka kasus di daerah itu.

    Berbagai upaya terus dilakukan. Terakhir pada Selasa, 13 Oktober 2020, saat memimpin rapat koordinasi penanganan covid-19 dengan pemerintah kabupaten/kota secara virtual di Pendopo Rumah Dinas Gubernur, ia memaparkan apa saja yang harus dilakukan agar virus itu dapat diminimalisir penularannya.

    Edy Rahmayadi memaparkan angka perkembangan kasus covid-19 per 13 Oktober 2020, antara lain kasus kumulatif konfirmasi positif 11.508, meninggal 480, konfirmasi positif aktif 2.013, dan jumlah spesimen 110.899.

    Khusus angka kesembuhan, mencapai 9.015 atau 78,34 persen, meningkat 134 dari tanggal 12 Oktober 2020, yakni 8.881.

    “Yang perlu ditekankan bupati dan wali kota kepada rakyatnya adalah terus lakukan edukasi, sosialisasi dan berlakukan peraturan kepala daerah di masing-masing kabupaten/kota,” katanya.

    Testing, tracing dan treatment

    Hingga kini, kata dia, pemerintah melalui Tim Satgas Penanganan Covid-19 telah berupaya mengambil langkah dalam menghadapi situasi pandemi covid-19 dengan kondisi jumlah terpapar begitu dinamis.

    Untuk itu, dirinya menegaskan perlunya langkah testing, tracing (penelusiran) dan treatment (pengobatan) atau 3T.

    Terkait rencana penyiapan penambahan kamar pasien covid-19 jika terjadi lonjakan, saat ini di beberapa rumah sakit rujukan di sejumlah daerah, selain di Medan dan Deli Serdang, sudah disiapkan sedemikian rupa, termasuk bantuan alat pelindung diri (APD) serta sarana uji PCR/Swab dan kebutuhan lainnya.

    "Tergantung kebutuhan. Kita buka kemarin di Mandailing Natal, karena angka terpapar covid-19 di sana cukup banyak. Saya buka hotel di sana untuk mengisolasi orang yang terpapar COVID-19. Ini yang tidak bisa saya sebut, setiap hari sifatnya dinamis,” ujar Edy Rahmayadi.

    Untuk itu, ia menegaskan langkah utama penanganan covid-19 adalah 3T, yakni testing berupa pemeriksaan kepada warga yang diindikasi terpapar virus.

    Kemudian tracing atau pelacakan dengan menelusuri siapa saja yang berinteraksi dengan pasien yang dinyatakan covid-19, serta treatment atau pengobatan kepada pasien dimaksud.

    "Jadi, begitu kasus di kabupaten/kota sulit dikendalikan (terjadi lonjakan kasus), kita akan kirim tim kesana untuk membentuk posko seperti yang kita lakukan di Nias. Kemarin juga kita sudah bentuk di Mandailing Natal dan Padangsidimpuan,” ujarnya.


    Angka Kesembuhan

    Sebelumnya Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Sumut, Aris Yudhariansyah, menyebutkan angka kesembuhan COVID-19 di daerah ini sudah mencapai 76,82 persen.

    Angka kesembuhan tersebut sudah setara dengan angka kesembuhan nasional saat ini sebesar 76 persen.

    "Kita dari Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Sumatera Utara telah mendapatkan gambaran terakhir COVID-19 yang ada di wilayah Sumatera Utara pada pekan kedua bulan Oktober 2020 ini. Angka kesembuhan tertanggal 11 Oktober 2020 sebesar 76,82 persen meningkat signifikan 6,19 poin dibandingkan minggu sebelumnya 70,63 persen," katanya.

    Perolehan peningkatan angka kesembuhan itu, kata dia, didapatkan dari jumlah penderita sembuh yang lebih besar dibandingkan penderita konfirmasi baru di pekan terakhir.

    Angka kematian diperoleh sebesar 4,12 persen atau menurun 0,02 poin dibandingkan pekan sebelumnya 4,14 persen.

    Dalam 4 pekan terakhir juga didapatkan perbaikan nilai indikator dalam penanggulangan COVID-19 Sumut. Jumlah kasus aktif yang terus menurun, angka kesembuhan yang terus meningkat dan angka kematian yang fluktuatif dengan tren menurun.

    Positivity rate dalam 14 hari terakhir tertanggal 9 Oktober 2020 didapatkan 10,97 persen, berada di bawah angka positivity rate nasional 14,43 persen,” ungkap Aris.

    Satgas Covid-19 baru-baru ini mengampanyekan #ingatpesanibu. Pemerintah berharap kampanye ingat pesan ibu efektif mengajak masyarakat disiplin menerapkan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, serta mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
     
    Pemerintah melalui #satgascovid19 tak bosan-bosannya mengampanyekan #ingatpesanibu. Jangan lupa selalu menerapkan 3M, yakni #pakaimasker, #jagajarak dan #jagajarakhindarikerumunan, serta #cucitangan dan #cucitanganpakaisabun.

    (ALB)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id