Cuma Kabupaten Brebes yang Berstatus PPKM Level 4 di Jateng

    Kuntoro Tayubi - 14 September 2021 17:13 WIB
    Cuma Kabupaten Brebes yang Berstatus PPKM Level 4 di Jateng
    Bupati Idza Priyanti saat memberi keterangan pers kepada wartawan di Pendodpo Brebes, Jawa Tengah. (Medcom.id/Kuntoro Tayubi)



    Brebes: Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diperpanjang hingga Kamis, 23 September 2021. Data terbaru Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, masuk ke level 4 penerapan PPKM, padahal sebelumnya di level 3.

    Bupati Idza Priyanti menilai ada keterlambatan pelaporan data jumlah kasus di Kabupaten Brebes ke Pemerintah Pusat. Sehingga, jumlah kasus covid-19 yang dilaporkan tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

     



    "Tadi juga sudah dijelaskan ke Pak Gubernur. Tekait ini (Brebes level 4), Plt Kepala Dinas Kesehatan sudah menjelaskan ternyata memang data dari pusat, data dari Provinsi Jawa Tengah dan data dari Kabupaten Brebes ini belum akurasi," ungkapnya di Pendopo Brebes, Selasa, 14 September 2021.

    Dia menerangkan, data pada bulan Juni, Huli, dan Agustus baru masuk pada September. Sehingga data yang masuk tidak akurat.

    Baca: 2.200 Warga Cirebon Divaksin Drive Thru

    Dia menjelaskan, menurut data dari Jawa Tengah menunjukan kasus angka covid-19 mencapai 152 pasien. Padahal, kata dia, data di lapangan selama 7 September - 13 September hanya ada 45 kasus konfirmasi covid-19.

    Sedangkan angka kematian data dari provinsi tertulis 90 pasien, padahal realnya dalam sepekan terakhir hanya 4 kasus. Kemudian, bed occupancy rate (BOR) dari seluruh rumah sakit di Brebes dari 400 hanya terisi 20.

    "Karena itu tadi, banyak data yang harusnya dimasukin oleh petugas, namun belum dimasukan. Mungkin mereka kewalahan atau terlambat, sehingga ini harus segera ditindak lanjuti," ucapnya.

    Idza menegaskan, Brebes sesungguhnya masih berada di level 3. Namun, karena adanya delay data, Brebes mausk level 4.

    "Jadi kami mohon untuk petugas pengentry data itu harus benar-benar mengupdate data setiap hari. Kalau mereka (petugas entry) tidak bisa sata ultimatum rumah sakit itu harus ada sanksi," jelasnya.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id