9.998 Warga Kabupaten Malang Terima Bansos PPKM Darurat

    Daviq Umar Al Faruq - 22 Juli 2021 14:40 WIB
    9.998 Warga Kabupaten Malang Terima Bansos PPKM Darurat
    Ilustrasi. Bupati Malang, M Sanusi bersama Ketua DPRD Kabupaten Malang, Didik Gatot Soebroto menghadiri acara penyerahan secara simbolis BLT-DD di Kantor Desa Tunjungtirto Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur/istimewa.



    Malang: Sebanyak 9.998 warga Kabupaten Malang, Jawa Timur, bakal mendapatkan bantuan sosial (bansos) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. Ribuan warga ini mendapat bansos lantaran terdampak penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat.

    "Ada (bansos). Kita kemarin lihat sudah 9.998 orang warga itu yang memang terdampak," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat, Kamis 22 Juli 2021.

     



    Wahyu menerangkan, Pemkab Malang sempat kesulitan mencari data jumlah warga yang berhak mendapatkan bansos karena tak bisa membedakan warga yang terdampak dengan tidak. 

    "Jadi data tersebut kita minta dari desa, yang betul-betul warga Kabupaten Malang yang memang terdampak, dan belum mendapat bantuan yang lain," jelasnya.

    Bansos tersebut berasal dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemkab Malang. Sebab, dana belanja tidak terduga (BTT) sebagaimana diinstruksikan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, telah difokuskan ke penanganan covid-19.

    "Dari BTT kita arahkan ke yang lain, karena BTT kita kan sudah sedikit kan, kalau kita ambilkan (untuk bansos) habis. Kebetulan dari APBD yang non BTT ada," bebernya.

    Wahyu menambahkan, dana BTT saat ini difokuskan untuk dinas kesehatan, rumah sakit, Satpol PP, serta beberapa instansi yang betul-betul langsung menangani penyebaran covid-19.

    Baca: 48.501 Warga Palembang Terima Bantuan Beras 10 Kg

    Sementara itu, pencairan bansos bakal dipercepat dalam beberapa pekan ini. Nantinya, pencairan dapat dilakukan setelah surat keputusan (SK) turun dan dicairkan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Malang.

    "Ini (pencairan) masih proses, kita akan percepat dalam minggu-minggu ini," tambah Wahyu. 

    (SYN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id