PTM di Kabupaten Ciamis Tetap Berjalan Meski Zona Merah

    Media Indonesia.com - 10 Juni 2021 12:15 WIB
    PTM di Kabupaten Ciamis Tetap Berjalan Meski Zona Merah
    ilustrasi Medcom.id



    Ciamis: Pemerintah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, tetap menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah meski wilayahnya masuk dalam zona merah covid-19. PTM tetap digelar lantaran masih banyak daerah di Kabupaten Ciamis berstatus zona kuning.

    "Kabupaten Ciamis memang sudah masuk di zona merah tetapi masih banyak desa sampai sekarang ini berstatus zona hijau dan kuning. Karena, sesuai surat edaran, PTM hanya boleh dilaksanakan di sekolah dengan status zona hijau dan kuning tapi sekolah yang berada di desa zona oranye (risiko sedang) dan merah (risiko tinggi) tetap kegiatan PTM dihentikan sementara," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Asep Saeful Rahmat, Kamis, 10 Juni 2021.

     



    Baca: Isolasi Terpusat Covid-19 Bekasi Penuh

    Asep menjelaskan telah berkoordinasi langsung dengan dinas kesehatan dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 terkait pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah. Kegiatan yang dilakukan, di desa dengan level kewaspadaan zona hijau (tidak terdampak) dan zona kuning (risiko rendah) tetap dapat melaksanakan.

    Ia mengatakan kegiatan di sekolah selama ini hampir selesai karena dari kalender pendidikan sekolah hanya efektif pertengahan bulan Juni. Saat ini para siswa memasuki masa tenang sebelum pembagian rapor. Namun biasanya masa kegiatan yang dilakukan dipakai porseni sambil menunggu kenaikan kelas tetapi dalam masa pandemi porseni tidak diadakan dan siswa kembali di rumah.

    "Sekolah dilarang untuk mengadakan pesta kelulusan atau kenaikan kelas para siswa dan mereka harus melaksanakannya secara virtual karena kasus pandemi covid-19 masih belum mereda. Untuk pembagian rapor bagi siswa di daerahnya sudah menggunakan rapor elektronik (e-rapor) dan orang tua siswa tidak perlu datang ke sekolah hanya mereka akan menerima melalui WA dan kalau mau mengambil fisik sekolah tetap menyediakan tapi pengambilan diatur," jelasnya.

    Sementara Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, mengatakan angka kematian kasus covid-19 di daerahnya sudah mencapai 3,71 persen dan sekarang ini terdapat beberapa faktor yang menyebabkan angka kematian yakni pasien yang konfirmasi positif rata-rata lansia dan memiliki penyakit penyerta. Akan tetapi, dalam kegiatan PTM saat ini masih tetap dilaksanakan di zona kuning dan zona hijau.

    "Peningkatan kasus yang terjadi karena angka kematian di Kabupaten Ciamis tinggi termasuk banyak warga Ciamis merantau ke luar daerah dinyatakan terkonfirmasi positif. Akan tetapi, untuk kegiatan PTM di sekolah sekarang tetap dilaksanakan di zona kuning dan hijau tetapi pelaksanaan menerapkan protokol kesehatan," ujarnya.

     

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id