comscore

Benny K Harman Mengaku Tak Terima Dipindahkan dari Ruang Ber-AC

Media Indonesia - 26 Mei 2022 21:18 WIB
Benny K Harman Mengaku Tak Terima Dipindahkan dari Ruang Ber-AC
Rekaman kamera pengawas penganiayaan oleh politikus Partai Demokrat Benny K Harman. Metro TV
Labuan Bajo: Anggota DPR Fraksi Partai Demokrat Benny K Harman dilaporkan atas dugaan penganiayaan kepada manajer restoran di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Benny membantah tuduhan penganiayaan itu dan melaporkan balik atas tudingan pencemaran nama baik. 

Benny menjelaskan berdasarkan keterangan kronologis pada Selasa, 24 Mei 2022, ia bersama istri dan anak serta satu orang saudara makan di restoran Mai Ceng'go sekitar jam 12.30 Wita.
Kemudian setelah masuk restoran, ia dan keluarga langsung diarahkan ke lantai bawah di dalam ruangan VIP Ber-Ac. 
"Kami sendiri memilih tempat/meja dari sekian meja yang ada. Kami duduk dan tidak ada tulisan atau pemberitahuan apapun dari pihak resto bahwa meja yang kami duduki sudah direservasi," klaim Benny, melalui keterangan klarifikasi yang diterima, Kamis, 26 Mei 2022.

Benny dan keluarga langsung duduk dan memesan makan. Setelah 15 menit duduk menunggu, petugas restoran mencatat apa yang mereka pesan dan diberitahu untuk menunggu dan akan segera dilayani. Namun, sekitar 15 menit kemudian, Benny dan keluarga diberitahukan untuk segera meninggalkan ruangan karena ruangan terpakai atau sudah direservasi. 

"Kami dipersilakan keluar. Saya tanya mengapa kami disuruh keluar, apakah kami tidak diperkenankan makan di ruangan yang ber-Ac. Memang saya pakai celana pendek dan atasan kaus, lagi lusuh karena baru dari kerja kebun," kata Benny. 

Baca: Diduga Aniaya Manajer Resto, Benny K Harman Dilaporkan ke Polisi

Merasa diperlakukan secara tidak wajar, Benny mengaku bermaksud bertemu dengan manajer restoran atau pemilik resto. Dia meminta karyawan yang melayani untuk memberitahukan manajer atau pemilik bahwa ingin bertemu agar tidak terjadi salah paham. 

"Karena lama menunggu, kami datangi lagi pihak front desk dan meminta agar kami bisa bertemu dengan pihak manajer atau pemilik. Di front desk itu kami menerima informasi bahwa tamu barusan reservasi per telepon setelah kami sekeluarga datang ke tempat itu. Sehingga kami makin merasa bahwa kami diperlakukan semena-mena," klaim Benny.

"Kami menyampaikan bahwa kami telah diperlakukan secara biadab alias tidak beradab. Ini daerah destinasi pariwisata super premium. Kalau kami diperlakukan begini, apalagi rakyat kecil. Kami mohon penjelasan apa sebenarnya yang terjadi dan alasan apa kami diusir dari ruangan itu," Benny menambahkan. 

Benny lantas ingin bertemu dengan manajer restoran. Namun, mendapat informasi manajer restoran sedang berada di Denpasar. Dia kemudian bertanya kepada karyawan, pihak yang menyuruhnya keluar dari ruangan ber-AC.

"Saya mendorong mukanya si karyawan dan mengingatkan agar perlakuan terhadap pengunjung harus sopan dan santun. Saya juga meminta Ibu (karyawan) yang duduk di ruangan agar memberikan perlakuan yang wajar kepada setiap tamu yang datang. Kalau sudah ada meja yang dipesan hendaknya diberitahu kepada tamu yang datang atau ditulis di mejanya sebelum tamu duduk," kata Benny. 

Setelah bertemu dengan pihak yang diduga sebagai pemilik restoran di ruangan itu, Benny lalu pulang dan mencari makanan di restoran yang lain. Pihak restoran yang diwakili oleh Kiki dan Rikardo selaku karyawan yang mengusir kami telah menyampaikan permohonan maafnya atas kesalahan mereka. 

"Hari ini saya dengar kabar dilaporkan oleh Manajer Mai Ceng'go ke polisi dengan tuduhan melakukan kekerasan. Manager Mai Ceng'go juga menyebarkan berita bohong kepada masyarakat bahwa saya melakukan kekerasan berkali-kali atau menampar tiga kali terhadap karyawan Resto Mai Ceng'go. Kekerasan apa yang saya lakukan. Bukankah pihak manajer restoran yg sebenarnya telah melakukan kekerasan perlakuan terhadap kami," tanya Benny. 

Sebelumnya, dugaan tindak penganiayaan yang dilakukan anggota DPR RI Fraksi Demokrat, Benny K Harman, terhadap seorang manajer restoran Mai Cenggo di Labuan Bajo, NTT, memasuki ranah hukum.
 
Manajer Restoran Mai Cenggo, Ricardo T Cundawan, melaporkan tindakan Benny K Harman ke Polres Manggarai Barat.
 
"Polres baru menerima pengaduan dari manajemen Mai Cenggo. Masih dalam proses pemeriksaan, pendalaman terhadap para saksi-saksi," terang Kasie Humas Polres Manggarai Barat, Iptu Eka Dharma Yudha, Kamis, 26 Mei 2022.

(WHS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id