comscore

Sambut MotoGP, Pembatik di Solo Buat Motif Lintasan Sirkuit Mandalika

Antara - 18 Maret 2022 13:35 WIB
Sambut MotoGP, Pembatik di Solo Buat Motif Lintasan Sirkuit Mandalika
Salah satu perajin batik tuna rungu sedang mengerjakan batik motif Mandalika di Solo, Jumat (18/3/2022). ANTARA/Aris Wasita
Solo: Pembatik asal Solo Muhammad Taufan Wicaksono menciptakan batik bermotif Mandalika bersamaan dengan gelaran MotoGP Mandalika 2022

"Melalui batik motif Mandalika ini kami ingin memeriahkan dan mengenalkan batik lokal ke mancanegara," kata Pemilik Batik Toeli Laweyan tersebut di Solo, Jawa Tengah, Jumat, 18 Maret 2022.
Ia mengatakan batik tulis tersebut mulai dibuat sejak awal Maret dan hingga saat ini sudah diproduksi sebanyak empat lembar batik. Motif utama yang diangkat berkaitan dengan Lombok, selain itu juga motif lintasan balap di Sirkuit Mandalika serta gambar sejumlah pembalap, di antaranya Marc Marquez dan Valentino Rossi.

Untuk satu lembar batik tulis tersebut diproduksi dalam waktu lima hari. Menurut dia, waktu pemrosesan batik tergantung dari tingkat kerumitan motif. Satu lembar kain batik tersebut dijual dengan harga Rp1 juta.

Baca: Akses Jalan Menuju Sirkuit Mandalika Disekat

Taufan menjual hasil karyanya melalui media sosial. Dengan demikian, konsumen baik dalam negeri maupun luar negeri akan lebih mudah mengaksesnya.

"Selain itu kami juga sedang berusaha mencari link untuk mempromosikan batik ini ke Mandalika. Prosedur ke sana kan jalurnya tidak mudah. Sedangkan saat ini sebisa mungkin kami promosikan lewat media sosial dan market place," katanya.

Sementara itu yang menarik adalah dalam proses produksinya Taufan melibatkan penyandang disabilitas khususnya tuna rungu. Ia mengatakan tujuan dilibatkannya penyandang disabilitas adalah agar mereka bisa lebih berinovasi.

"Yang kami angkat kreativitas disabilitas tuna rungu. Kita tahu disabilitas punya kelebihan tapi kalau kemampuan batik kan tidak semua orang memiliki," katanya.

Untuk perajin tuna rungu yang dilibatkannya saat ini sebanyak empat orang, ke depan tidak menutup kemungkinan jumlah perajin akan ditambah.

(WHS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id