Pertemuan Arus Hambat Pencarian Korban Kapal Tenggelam

    Antara - 07 Juli 2020 13:27 WIB
    Pertemuan Arus Hambat Pencarian Korban Kapal Tenggelam
    Proses pencarian korban kapal Kasih 25 yang tenggelam di perairan Pukuafu, Kupangm NTT, hari ketiga. (Foto: ANTARA/Basarnas Kupang)
    Kupang: Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Emi Frizer, mengatakan pencarian korban kapal Kasih 25 yang tenggelam di perairan Pukuafu, terkendala pertemuan arus.

    "Kalau cuaca itu alasan klasik, tetapi yang kami hadapi saat ini adalah arus kencang di lokasi kapal tenggelam. Bisa jadi itu mengakibatkan korban hilang terpencar-pencar," katanya, Selasa, 7 Juli 2020.

    Ia mengatakan arus di perairan Pukuafu dikenal cukup kuat karena merupakan lokasi pertemuan arus laut Samudera Hindia, Laut Timor, dan Laut Sawu.

    Area pencarian sebaran korban yang tenggelam pun dilakukan dengan pola silinder. Artinya, alur pencarian tak mengalir seperti biasanya sehingga agak sulit menemukan para korban yang hilang.

    Baca juga: Laporan Kerusakan Akibat Gempa di Lebak Nihil

    "Tadi pukul 08.20 WITA tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban kapal tenggelam dalam kondisi mengambang tak jauh dari lokasi. Korban dalam keadaan meninggal," ujar dia.

    Emi menduga korban yang tenggelam mengambang dan terbawa arus menyebar ke segala penjuru. Sehingga pencarian harus dilakukan dengan teliti.

    Ia meyakini korban kapal tenggelam yang akan ditemukan telah meninggal dalam kondisi mengambang.

    "Seperti yang terjadi pada pagi tadi. Kita juga saat ini masih terus mencari korban yang lain, semoga hari ini bisa semuanya ditemukan," tutur dia.


    (MEL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id