BK DPRD Jepara Terima Laporan Mosi Tidak Percaya Ketua DPRD

    Rhobi Shani - 20 Mei 2020 14:54 WIB
    BK DPRD Jepara Terima Laporan Mosi Tidak Percaya Ketua DPRD
    Sekretaris DPRD Kabupaten Jepara, Trisno Santoso, menyerahkan berkas laporan mosi tidak percaya Ketua DPRD kepada Badan Kehormatan DPRD Jepara. Medcom.id/Rhobi Shani
    Jepara: Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Jepara menerima berkas laporan mosi tidak percaya Ketua DPRD Jepara. Laporan diserahkan Sekretaris DPRD Jepara, Trisno Santoso, diterima Ketua BK, Muzaidi.

    "Setelah ada info surat aduan dari beberapa anggota DPRD, surat baru kami terima tadi pagi," ujar Muzaidi ditemui di kantor DPRD Jepara, Rabu, 20 Mei 2020.

    Dia mengaku pihaknya segera meminta badan musyawarah (banmus) untuk meminta jadwal pembahasan aduan mosi tidak percaya itu. Dia menyebut permintaan penjadwalkan dilakukan setelah Idulfitri.
     
    Dia menerangkan setelah mendapat jadwal dari banmus, agenda selanjutnya memanggil pihak-pihak berkait. Baik itu pihak yang mengadukan maupun yang diadukan untuk dimintai klarifikasi.

    "Setelah dapat jadwal dari banmus nanti akan dipanggil semuana," kata Muzaidi.

    Sampai saat ini BK DPRD Jepara belum memiliki tata cara beracara. Berkait itu, Muzaidi mengatakan akan menggunakan undang-undang dan peraturan yang ada untuk memproses aduan mosi tidak percaya itu.

    "Kami bisa melakukan tugas mengacu pada undang-undang maupun peraturan-peratusan yang lain," ungkap Muzaidi.

    Baca: Ketua DPRD Jepara Bantah Pakai Fasilitas Negara untuk Keluarga

    Seperti diketahui, Ketua DPRD Jepara, Imam Zusdi Ghazali, dilaporkan tiga Wakil Ketua DPRD kepada BK DPRD Jepara. Itu berdasar mosi tidak percaya 36 anggota DPRD. Namun, 21 dari 36 anggota DPRD yang menyatakan mosi tidak percaya tidak berniat melaporkan Ketua DPRD kepada BK.

    Juru bicara 36 anggota DPRD yang menandatangi surat mosi tidak percaya, Jamal Budiman, mengatakan surat mosi tidak percaya tidak bertujuan untuk dilayangkan ke BK DPRD Jepara. Juga tidak untuk tujuan menjatuhkan Imam Zusdi Ghazali dari jabatannya sebagai Ketua DPRD Jepara.

    "Jadi tujuan utama dari 36 teman-teman anggota DPRD Jepara tidak untuk pelengseran (jabatan ketua). Ketika yang bersangkutan (Imam Zusdi Ghazali) mau menandatangi surat pernyataan mau merubah sikap, ya sudah," kata Jamal. 



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id