MUI dan PCNU Jepara Tak Masalah PMA Majelis Taklim

    Rhobi Shani - 04 Desember 2019 13:25 WIB
    MUI dan PCNU Jepara Tak Masalah PMA Majelis Taklim
    Menteri Agama Fachrul Razi. MI/Ramdani.
    Jepara: Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jepara dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, tak masalah dengan aturan Kementerian Agama perihal majelis taklim. Aturan tertuang dalam Pasal 6 ayat 1 Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 29 Tahun 2019 tentang Majelis Taklim,

    Ketua MUI Kabupaten Jepara, Mashudi, mengatakan peraturan tersebut dinilai perlu untuk menertibkan majelis yang sering menjelekan kelompok lain. Baik itu kelompok masyarakat maupun negara.

    “Kalau sekadar penertiban perlu, karena tidak semua majelis di lapangan baik. Memang sedikit saja majelis yang sering menjelek-jelekkan kelompok lain. Tapi sebagai pagar (PMA) memang perlu,” ujar Mashudi saat dihubungi Medcom.id, Rabu, 4 Desember 2019.

    Namun, kata dia, PMA dinilai akan mengusik keikhlasan masyarakat yang melaksanakan ibadah secara rahasia. Artinya, aktivitas beribadah tidak ingin diketahui banyak orang.

    “Penertiban setuju, yang perlu diperhatikan orang-orang yang beribadah tidak ingin di-publish,” kata Mashudi.

    Senada disampaikan Ketua Tanfidiyah PCNU Kabupaten Jepara, Hayatun Abdullah Hadziq, mengungkapkan NU tidak ada masalah dengan PMA tersebut. Sebab, apa yang diajarkan di NU melalui majelis taklim dan pesantren tidak pernah bertentangan dengan aturan.

    “Sekerang itu banyak label-label pesantren, tapi hakikatnya tidak sesuai pesantren. Dari dulu pesantren punyanya orang NU dan tidak ada masalah. Jadi ada atau tidak tidak aturan itu NU tidak masalah,” kata Hayatun.



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id