Gubernur Banten Bantah BPBD Gagap Bencana

    Hendrik Simorangkir - 10 Januari 2020 16:19 WIB
    Gubernur Banten Bantah BPBD Gagap Bencana
    Sejumlah warga mengambil pasir sisa terjangan banjir bandang di Kampung Nunggul, Lebak, Banten. (Foto: ANTARA/Muhammad Bagus Khoirunas)
    Tangerang: Gubernur Banten Wahidin Halim membantah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat tak mampu menangani bencana. Kritik Ketua DPRD Banten Andra Soni terhadap BPBD dinilai tak punya dasar.

    "Jangan bilang gagap. Orang (BPBD) sama dia (DPRD) keliling kok. Kita sejak hari pertama sudah siap siaga dan hadir untuk para korban," ujarnya, Jumat, 10 Desember 2020. 

    Menurut Wahidin, gagap bencana dalam konteks ketiadaan data soal bencana sebagaimana tudingan Andra bukan tanpa alasan. Data, kata dia, dikumpulkan sedikit demi sedikit dan butuh waktu lama.

    Lambatnya publikasi data juga lantaran petugas tak hanya menghitung jumlah korban. Kerugian materiel dan sebagainya harus dikumpulkan dan diverifikasi secara berkala.

    "Data membutuhkan proses. Pencarian (korban) dan evakuasi untuk kemudian diverifikasi identitasnya, supaya datanya valid dan dapat dipertanggungjawabkan," tegas dia.

    Wahidin menegaskan penanganan pascabencana menjadi prioritas pemerintah. Mulai dari proses pencarian, evakuasi, hingga distribusi bantuan untuk korban.

    "Termasuk, menyisir lokasi-lokasi yang terdampak bencana dengan kondisi medan yang berbeda-beda, bahkan akses terputus dan ada daerah yang terisolasi," jelasnya.

    Ketua DPRD Banten Andra Soni sebelumnya menyebut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat gagap bencana. Menurut dia, penanganan bencana di Banten tak maksimal dan tak terkoordinasi dengan baik.

    "(BPBD) tidak memiliki data stok logistik ketersediaan pangan dan bahan bantuan untuk kedaruratan. Saya menyebutnya gagap bencana, sekarang yang jadi pelaksana tugas BPBD-nya kepala inspektorat. Kita harus perbaiki dan koordinasikan," ujarnya, Rabu, 8 Januari 2020.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id