Polisi Tolak Penangguhan Penahanan Tersangka Mak Susi

    Amaluddin - 19 September 2019 17:09 WIB
    Polisi Tolak Penangguhan Penahanan Tersangka Mak Susi
    Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera. Foto: Medcom.id/ Amaluddin
    Surabaya: Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur menolak penangguhan penahanan yang diajukan Tri Susanti alias Mak Susi, tersangka kasus penyebaran hoaks dan provokasi insiden Papua. Penilakan ini demi kepentingan penyidikan terkait kasus tersebut.

    "Iya ditolak (penangguhan penahanan terhadap Mak Susi)," kata Kabi Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera saat dikonfirmasi, Kamis, 19 September 2019.

    Barung menjelaskan penangguhan penahanan itu diajukan oleh tim kuasa hukum Mak Susi, Sahid, pada Kamis, 5 September 2019 lalu. Namun, Barung tidak menjelaskan detail alasan penolakan penangguhan penahanan terhadap Mak Susi.

    Barung juga enggan menjawab pertimbangan menolak penangguhan penahanan tersebut. "Pertimbangannya obyektif dan subyektif," jelas Barung.

    Sementara Kuasa hukum Tri Susanti alias Mak Susi, Sahid, mengatakan pihaknya akan menempuh jalur praperadilan jika penangguhan penahanan Mak Susi tidak dikabulkan oleh polisi. 

    Namun, kata Sahid, pihaknya bersama tim kuasa hukum lainnya akan membahas terlebih dahulu terkait praperadilan tersebut. "Kalau penangguhan tidak dikabulkan, segera bahas praperadilan," kata Sahid.

    Sebelumnya polisi menetapkan Tri Susanti alias Mak Susi sebagai tersangka kasus penyebaran hoaks dan ujaran kebencian insiden Papua di Surabaya. Dia dijerat Pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) UU No. 19 Tahun 2019 tentang UU ITE, kemudian Pasal 160 KUHP tentang Tindak Pidana Penghasutan atau provokasi.

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id