Paket Diduga Senjata Api Asal Tiongkok Diselidiki

    Antara - 22 Oktober 2019 14:07 WIB
    Paket Diduga Senjata Api Asal Tiongkok Diselidiki
    Ilustrasi - Medcom.id.
    Denpasar: Kepala Bidang Humas Polda Bali, Hengky Widjaja, mengatakan petugas kepolisian tengah menyelidiki temuan paket senjata api asal Tiongkok di Kantor Bea Cukai Ngurah Rai cabang Kantor Pos Besar, Renon, Denpasar. Senjata api dikirim via paket dalam bentuk teruai.

    "Kemarin Bea Cukai sudah menyerahkan ke Polda Bali," ujar Hengky di Denpasar, Selasa, 22 Oktober 2019. 

    Ia mengatakan paket diperiksa menggunakan mesin x-ray dan tampak mencurigakan. Kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan manual oleh petugas Bea Cukai. 

    Dari hasil pemeriksaan ditemukan kartu alamat nomor RQ 858571105 CN tertempel di dalam kemasan amplop warna coklat, dengan penerima atas nama Agung Gede Soerya. Penerima paket beralamat Jalan Nangka Utara, Kelurahan Tonja, Denpasar Utara.

    "Penerima paket belum bisa dinyatakan sebagai tersangka karena menunggu hasil laboraturium forensik," ujarnya.

    Pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan terkait temuan senjata api itu. Petugas juga memeriksa gawai, media sosial milik penerima paket, dan sejumlah saksi di sekitar lokasi penerima paket. 

    "Motifnya penerima ini memesan senpi itu karena tertarik dengan warna emas dari senjata api ini untuk pajangan di kamar," jelas Hengky.

    Sedangkan untuk pengirimnya dengan No 1208 Baise Road Wish Storehouse Xuhui District Shanghai China 200237, berisi satu set diduga senjata api atau airsoft gun dalam keadaan terurai dan lima butir diduga amunisi. Penerima paket terancam Tindak Pidana Pasal 1 ayat (1) UU RI No 12/Darurat/1951.

    "Selanjutnya barang bukti sedang dalam pemeriksaan lebih lanjut di laboratorium forensik," tandasnya.



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id