Gergaji untuk Menjebol Rutan Didapat dari Mencuri

    Daviq Umar Al Faruq - 12 Desember 2019 07:47 WIB
    Gergaji untuk Menjebol Rutan Didapat dari Mencuri
    Shokib Sulianto (kedua kiri) otak pelarian tahanan kabur dari Polresta Malang Kota, Jawa Timur. (Foto: Medcom.id/Daviq Umar)
    Malang: Otak pelarian diri tahanan Rutan Polresta Malang Kota, Kota Malang, Jawa Timur, Shokib Sulianto, mengaku mendapatkan gergaji untuk menjebol rutan dari mencuri. Shokib mengambil gergaji milik tukang bangunan yang sebelumnya merenovasi rutan.

    "Gergaji saya dapat dari tukang, saya curi," ungkapnya, Rabu, 11 Desember 2019.

    Dalam pelariannya, Shokib berkilah tak mengajak tahanan lain. Ia mengatakan telah merencanakan untuk kabur dari rutan sejak sebulan lalu tanpa memberi tahu tahanan lain.

    "Saya enggak ajak (tahanan) yang lain, mereka mau sendiri. Kalau tahanan yang enggak ikut karena memang enggak tahu," jelasnya.

    Sementara itu, Kapolresta Malang Kota, AKBP Leonardus Simarmata, menyebut ada perbedaan keterangan antara yang diberikan Shokib, dan tahanan lain yang ikut kabur, Adrian Fairi alias Ian.

    Kepada polisi, Ian menyebut gergaji yang digunakan untuk menjebol rutan didapat dari bungkusan roti saat keluarga Shokib berkunjung.

    "Ada sedikit perbedaan keterangan, menurut Shokib, dia dapat dari tukang. Kami masih dalami keterangan yang berbeda ini," kata dia.

    Leonardus mengatakan hingga kini gergaji yang dimaksud belum ditemukan lantaran telah dibuang oleh tersangka.

    "Ruang tahanan diperbaiki itu sudah lama, saya belum masuk disini. Keterangan-keterangan ini nanti kita rangkai dan akan kita konfrontasikan pendapat para tersangka ini," pungkasnya.  



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id