Pemerintah Gunungkidul Siapkan Status Darurat Kekeringan

    Ahmad Mustaqim - 05 Desember 2019 19:37 WIB
    Pemerintah Gunungkidul Siapkan Status Darurat Kekeringan
    Warga mengambil air dari bocoran pipa PDAM di Dusun Ploso, Desa Tileng, Girisubo, Gunungkidul, DI Yogyakarta, Selasa (25/6/2019). ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah.
    Gunungkidul: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengajukan draf darurat kekeringan ke bupati setempat. Pasalnya selain anggaran bantuan air bersih habis, hujan tak kunjung turun dengan intensitas tinggi di wilayah tersebut.

    "Ya kalau anggaran kami sudah habis. Ada bantuan (air bersih) tapi itu dari pihak ketiga," kata Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edi Basuki, saat dihubungi, Kamis, 5 Desember 2019.

    Edi menjelaskan bantuan air bersih masih bisa diberikan dalam waktu dua sampai tiga hari ke depan. Namun jumlah bantuan air bersih tidak bisa dalam jumlah besar, sekitar dua tangki dalam sehari.

    Kondisi itu kemungkinan masih kurang bagi Gunungkidul. Terlebih wilayah dan warga terdampak kekeringan cukup banyak.

    16 kecamatan di Gunungkidul terdampak kekeringan tahun ini. Semantara, sebanyak 143.398 jiwa terdampak di berbagai kecamatan tersebut.

    "Kami tidak mungkin menerima permintaan bantuan air bersih di semua wilayah. Kami harap warga bersabar apabila mengajukan bantuan," jelas Edi.

    Edi mengatakan berbagai kondisi di lapangan itu menjadi dasar menyusun dan mengajukan draft daurat kekeringan. Meskipun, ia mengakui posisi ini cukup sulit karena sudah akhir tahun.

    "Kami sudah mengirimkan draf untuk kenaikan status darurat kekeringan. (Keputusan) tergantung kebijakan pimpinan seperti apa," pungkas Edi.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id