• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Dua Warga NTT Jadi Korban Penembakan di Nduga

Antara - 07 Desember 2018 13:56 wib
Tentara Indonesia mengevakuasi jenazah korban penembakan di
Tentara Indonesia mengevakuasi jenazah korban penembakan di Nduga, 7 Desember 2018, AFP - Sevianto Pakiding

Kupang: Dua warga Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi korban dalam penembakan di Nduga, Papua. Satu di antaranya dikabarkan kabur saat penembakan terjadi namun keberadaannya belum diketahui.

Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi mengaku mendapat informasi mengenai dua warga tersebut. Mereka yaitu Imanuel Beli Naektius Bano sal Kabupaten Timur Tengah Utara (TTU) dan Ayub Maudeng, warga Kota Kupang.

"Kami masih menunggu informasi mengenai keduanya," kata Josef di Kupang, Jumat, 7 Desember 2018.

Menurut informasi sementara, kata Josef, Immanuel meninggal dalam penembakan tersebut. Jenazah dibawa dan diautopsi di RS Timika, Papua. Sedangkan Ayub melarikan diri dari lokasi penembakan.

"Tapi kami belum tahu keberadaannya. Kami akan mencari tahu dan meminta bantuan Pemprov Papua menemukan korban," ungkap Josef.

Keduanya, lanjut Josef, merupakan pekerja PT Istaka Karya. Mereka membangun jalan Trans Papua, termasuk jembatan di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga.

Penembakan terjadi pada Sabtu 1 Desembr hingga Minggu 2 Desember 2018. Kesaksian dari seorang korban selamat, Jimy Aritonang, kelompok kriminal bersenjata (KKB) menggiring 25 pekerja dari kamp ke Gunung Kabo. Tangan mereka diikat dan berjalan kaki menuju Gunung Kabo.

Kelompok bersenjata itu diperkirakan terdiri dari 50 orang. Mereka menyandang senjata api dan tradisional. Setibanya di Gunung Kabo, kelompok itu melepaskan tembakan ke para pekerja.

Menurut kesaksian tersebut, 14 orang meninggal di tempat. Sebelas orang berpura-pura meninggal dan kemudian berusaha menyelamatkan diri.

Saat hendak kabur, KKB mengejar mereka. Tiga pekerja tertangkap. KKB langsung mengeksekusi mereka. Dua pekerja lain juga mendapat perlakuan serupa.

Empat pekerja berhasil merapat ke Pos TNI Yonif 755/Yaled di Distrik Mbua untuk meminta pertolongan. Kelompok bersenjata mengejar mereka hingga ke Pos TNI.

Kontak senjata terjadi di Pos TNI apda Senin malam, 3 Desember 2018. Seorang prajurit, Sertu Handoko, gugur. Sedangkan dua pekerja Istaka selamat dari pembantaian itu.



(RRN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.