• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 12 NOV 2018 - RP 50.937.259.118

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Pemerintah Segera Revitalisasi Perguruan Tinggi Rusak di Sulteng

Antara - 08 November 2018 20:08 wib
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohammad Nasir.
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohammad Nasir. Medcom.id/Intan Yunelia.

Palu: Pemerintah merevitalisasi sejumlah perguruan tinggi yang rusak terdampak gempa di Sulawesi Tengah dan Lombok, Nusa Tenggara Barat. Revialsasi tersebut diharap segera memulihkan peran kampus.

"Peran perguruan tinggi yang dibawah Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, kami lakukan revitalisasi," kata Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohammad Nasir di Palu, Kamis, 8 November 2018.

Nasir menjelaskan, bangunan perguruan tinggi yang rusak karena terdampak guncangan gempa segera diperbaiki dalam waktu dekat. Pemerintah juga sedang mengkaji biaya untuk melakukan revitalisasi tersebut.

"Bangunan-bangunan yang roboh diguncang gempa, akan direvitalisasi. Anggarannya sudah diajukan untuk tahun 2019," jelas Nasir.

Kementerian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi telah menyusun dan mengajukan anggaran revitalisasi perguruan tinggi negeri dan swasta yang terdampak gempa. Perguruan tinggi di Sulawesi Tengah, Universitas Tadulako misalkan, akan diperbaiki atau direvitalisasi dengan anggaran kurang lebih senilai Rp283 miliar.

"Contoh seperti Universitas Tadulako, kami siapkan anggaran senilai Rp283 miliar untuk pemulihan kembali kampus tersebut, untuk perbaikan gedung-gedung yang rusak," jelas Nasir.

Selain merevitalisasi perguruan tinggi, Kemenristekdikti juga menyiapkan beasiswa bagi mahasiswa korban gempa, likuefaksi dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Pemerintah melalui kementerian tersebut telah menyalurkan 4.000 beasiswa untuk mahasiswa perguruan tinggi negeri dan swasta di Lombok.


(DEN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.