Ibu Nyai, Sosok Kartini di Balik Tembok Pesantren

    MetroTV - 17 April 2021 13:12 WIB
    Ibu Nyai, Sosok Kartini di Balik Tembok Pesantren
    Masriyah Amva atau akrab dipanggil para santrinya Ibu Nyai. (Metro Tv0



    Cirebon: Lantunan suara mengaji para santri terdengar nyaring di dalam Pondok Pesantren Kebon Jambu di Ciwaringin, Babakan, Cirebon, Jawa Barat. Bagi sebagian masyarakat, daerah ini memang dikenal sebagai pusat pembelajaran agama Islam terutama bagi mereka yang berada di kawasan pesisir pantai utara Jawa bagian barat.

    Namun di balik ramainya para santri, Pesantren Kebon Jambu menyimpan ciri khasnya sendiri. Jika pada umumnya pesantren dipimpin oleh seorang kiai, Kebon Jambu ternyata dipimpin sosok Kartini religius.  Adalah Masriyah Amva atau akrab dipanggil para santrinya Ibu Nyai, menjadi ikon pesantren tersebut.






    Kepemimpinan sang Nyai bukan tanpa sebab, awalnya pesantren ini dipimpin oleh sang suami. Namun ketika suami wafat dan belum siapnya sang penerus, memaksa Masriyah Amva mengambil keputusan untuk  menjadi pimpinan pesantren.

    Baca: Jisel Tunjukan Makna Hari Kartini dari Kuda Besi

    “Pasca tidak adanya Kiai atau suami saya, pesantren ini megalami krisis kepercayaan dari masyarakat. Satu persatu orang tua murid datang dan mengambil anak mereka untuk dipindahkan ke pondok lain,” ungkap Ibu Nyai.

    Baginya masa-masa itu menjadi bagian kelam dalam perjalanan pesantren yang telah dibangun oleh sang suami. Ia mencoba berserah pada sang Maha Kuasa, tapi secara perlahan Ibu Nyai sadar jika pesantren harus tetap ada dan berjalan. Itikadnya adalah tetap mengajarkan para santri ilmu agama dan kebaikan.

    “Saya sempat berpasrah, namun Allah menunjukan jalanya. Dan akhirnya saya memberanikan diri untuk memimpin pesantren ini. Meski tidak mudah, namun saya yakin Allah selalu di sisi saya,” ungkapnya.

    Baca: Kisah 5 Atlet Putri yang Sukses Harumkan Nama Indonesia

    Meski sempat mendapatkan pro dan kontra, lambat laun hasil kepemimpinan Ibu Nyai di pesantren telah bisa dilihat. Jumlah santri selalu bertambah setiap tahunnya, fasilitasnya pun kini telah memadai mulai dari pendidikan, ekstrakurikuler hingga mengikuti perkembangan teknologi.

    Pondok Pesantren Kebon Jambu kini menjadi barometer perkembangan pesantren di daerah tersebut. Kini Ibu Nyai meneruskan estafet kepemimpinanya kepada  sang adik  Awanillah Amva yeng juga merupakan seorang wanita.

    Bagaimana lika-liku kepemimpinan mereka dalam memimpin pesantren di tengah stigma yang kurang baik terkait pemimpin perempuan? Simak kisahnya dalam film dokumenter yang berjudul Belajar Dari San Nyai dalam program Melihat Indonesia yang tayang pada Minggu, 18 April 2021 pukul 08.30 WIB di Metro TV.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id