Keluar Masuk Kota Tangerang Harus Pakai SIKM

    Hendrik Simorangkir - 04 Mei 2021 19:35 WIB
    Keluar Masuk Kota Tangerang Harus Pakai SIKM
    Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat meninjau di protokol kesehatan di TangCity Mall. Medcom.id/Hendrik S



    Tangerang: Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengeluarkan surat edaran terkait pembatasan aktivitas masyarakat antardaerah saat Lebaran 2021. Pemkot Tangerang mewajibkan pekerja sektor informal maupun non pekerja wajib membawa surat izin keluar masuk (SIKM).

    "Harus dilengkapi dengan tandatangan basah atau elektronik dari lurah domisili tempat tinggal pemohon serta indentitas diri calon pelaku perjalanan," kata Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman, Selasa, 4 Mei 2021.






    Baca: Pelarangan Mudik, Jumlah Penumpang Bus di Solo Turun

    Herman menuturkan bagi pemohon calon pelaku perjalanan hanya yang mempunyai kepentingan khusus yang diperbolehkan meminta tandatangan dari lurah.

    "Yang bisa ditandatangani oleh lurah hanya untuk keperluan yang sifatnya mendesak. Seperti keluarga yang sakit, meninggal, ibu hamil dan hanya boleh didampingi satu orang. Dan alasan persalinan yang hanya boleh didampingi dua orang," jelasnya.

    Herman menambahkan selama masa peniadaan mudik, masyarakat Kota Tangerang yang membawa SIKM yang dikeluarkan oleh kelurahan domisili tinggal berlaku hanya satu kali perjalanan.

    "Yang bisa mengurus hanya beberapa kriteria masyarakat saja, sesuai dengan surat edaran Satgas covid-19," jelasnya.

    Herman menjelaskan golongan yang diperbolehkan melakukan perjalanan selama masa peniadaan mudik di antaranya kendaraan pelayanan distribusi logistik.

    "Formatnya SIKM sudah dibuat dan langsung disosialisasikan ke Lurah dan Camat," ungkapnya.

    Pemkot Tangerang secara resmi mengeluarkan aturan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan baik dari luar menuju Kota Tangerang maupun sebaliknya selama masa peniadaan mudik 6-17 Mei 2021.

    Aturan tersebut tertuang di surat edaran Nomor 13 Tahun 2021 yang dikeluarkan Satgas Penanganan Covid-19, yaitu bagi pekerja sektor informal melampirkan surat izin tertulis dari kepala desa/lurah yang dilengkapi tandatangan elektronik kepala desa/lurah serta identitas diri calon pelaku perjalanan.

    Bagi masyarakat umum non pekerja melampirkan surat izin tertulis dari kepala desa/ lurah yang dilengkapi tandatangan basah/tandatangan elektronik kepala daerah/lurah serta identitas diri calon pelaku perjalanan.

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id