Headline News

    Satu Perampok Toko Mas di Medan Mati Ditembak, Empat Pelaku Terancam 12 Tahun Penjara

    MetroTV - 15 September 2021 22:19 WIB
    Satu Perampok Toko Mas di Medan Mati Ditembak, Empat Pelaku Terancam 12 Tahun Penjara
    Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak. Metro TV



    Medan: Polda Sumatera Utara (Sumut) mengungkap hasil perburuan perampok dua unit toko emas yang berada di kawasan Pasar Simpang Limun, Kota Medan. Tersangka HT ditembak mati petugas karena mencoba lari dan melawan saat rekonstruksi.

    Polisi menetapkan lima orang tersangka berinisial HT, PS, F, P alias B dan juga D. HT merupakan otak dari perampokan. Kemudian PS, F, P alias B bertindak sebagai eksekutor saat perampokan.

     



    Tersangka kelima yaitu D berperan untuk mempertemukan tersangka HT dengan tiga tersangka lainnya. Kelima pelaku terancam hukuman 12 tahun penjara. Para pelaku dikenakan Pasal 365 Ayat 2 ke 4E dan juga 2E KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

    Namun, tersangka HT ditembak aparat saat mencoba melarikan diri dan melawan saat rekonstruksi di kawasan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Sumut. 

    Perampokan ini dikatakan sudah direncanakan dengan baik. Para pelaku menutupi jari mereka dengan plester luka untuk menghilangkan jejak atau sidik jari saat dilakukan pemeriksaan. 

    Pelaku membawa tiga unit senjata api rakitan dalam perampokan ini. Pelaku datang menggunakan sepeda motor curian dan mengancam satpam serta kedua pemilik toko emas. Emas seberat 6,8 kilogram emas atau setara dengan 6,5 miliar rupiah pun berhasil dicuri. 

    “Perampokan dengan menggunakan senjata api dan melakukan pengancaman baik terhadap satpam yang berjaga atau bertugas di sana maupun para pemilik toko dan dengan ancaman tersebut selanjutnya para pelaku melakukan aksinya,” jelas Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak dalam tayangan Headline News di Metro TV, Rabu, 15 September 2021.

    Baca: Polisi Kejar Perampok Bersenjata di Kota Medan

    Seorang juru parkir sempat terluka karena menghadang aksi perampokan tersebut. Panca mengatakan juru parkir tersebut saat ini sudah dinyatakan sembuh.

    Kasus perampokan terungkap dengan kerja sama TNI dan Pemerintah Kota Medan. Bukti perampokan didapatkan dari rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Bermodal rekaman dan bukti di TKP, polisi memburu kelima pelaku. (Widya Finola Ifani Putri)

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id