Calon Penumpang Merak-Bakauheni Diimbau Tak Menyeberang di Malam Hari

    Lampost - 30 November 2021 06:30 WIB
    Calon Penumpang Merak-Bakauheni Diimbau Tak Menyeberang di Malam Hari
    Kapal yang baru tiba di Pelabuhan Merak Bakauheni, Senin, 29 November 2021. Lampost.co/MTVL/Rustam Efendi



    Lampung: Sejumlah kapal feri yang melintasi penyeberangan Merak-Bakauheni untuk sandar di dermaga pelabuhan terkendala cuaca ekstrem yang melanda perairan selat Sunda. Gelombang tinggi melanda wilayah perairan Merak, Banten. 

    General Manager PT ASDP cabang Bakauheni Captain Solikin, mengatakan, gelombang lebih tinggi terjadi di seputaran Pelabuhan Merak Banten, sementara di pelabuhan Bakauheni hanya mengalami sedikit perubahan. Hal itu karena di seputaran Pelabuhan Bakauheni terdapat banyak pulau kecil. 

     



    "Kalau di Pelabuhan Bakauheni gelombangnya tidak terlalu tinggi karena di seputaran pelabuhan banyak pulau sehingga gelombang sudah pecah sebelum sampai di pelabuhan," katanya di ruang kerja, Senin, 29 November 2021. 
     
    Menurut Solikin, kesulitan kapal feri untuk sandar memang sempat terjadi di pelabuhan Bakauheni. Namun, hal itu masih dapat teratasi. 

    Baca: Seluruh Tempat Wisata Bandar Lampung Tutup saat Natal dan Tahun Baru

    "Untuk mengantisipasi terjadinya kapal feri sandar, PT ASDP sudah mepersipkan Tugboat (alat tarik kapal) untuk membantu kapal melakukan sandar. Akan tetapi Alhamdulillah alat itu sampai saat ini belum pernah digunakan karena kapal masih bisa sandar secara normal," ujar dia.

    Solikin mengimbau, warga yang akan melakukan penyeberangan sebaiknya saat siang. Sebab cuaca ekstrem terjadi saat malam. Selain itu, bagi masyarakat yang akan menyeberang ke Pulau Jawa diiimbau untuk menyiapkan diri dengan mengisi data sesuai identitas. 

    Yanto, 41, penumpang kapal Feri asal Lampung tujuan Jakarta mengatakan, cuaca ekstrem dirasakan saat dalam pelayaran. Kemudian, kapal kesulitan saat sandar di Pelabuhan Merak Banten. 

    "Di tengah laut gelombangnya sangat tinggi semua kendaraan yang parkir di dalam kapal sampai goyang hingga hampir roboh. Tadi pas mau nyandar di pelabuhan Merak harus menunggu berjam-jam karena kapal tidak bisa sandar," katanya. 

    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id