Tekan Angka Covid-19, Bupati Pamekasan Larang Perayaan Keagamaan

    Antara - 09 Juni 2021 22:07 WIB
    Tekan Angka Covid-19, Bupati Pamekasan Larang Perayaan Keagamaan
    Bupati Pamekasan Baddrut Tamam saat mengikuti vaksinasi COVID-19 (Antara/Abd Aziz)



    Pamekasan: Bupati Pamekasan, Jawa Timur, Baddrut Tamam mengeluarkan surat edaran terkait pencegahan penularan covid-19 di wilayah itu. Salah satunya melarang menggelar perayaan keagamaan.

    Surat tersebut ditujukan kepada Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kecamatan dan Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Desa/Kelurahan di Kabupaten Pamekasan.

     



    "Sehubungan hal tersebut, diminta kepada Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kecamatan dan desa/kelurahan sesuai tugasnya melakukan upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran covid-19 dengan memperhatikan level kewaspadaan situasi dan kondisi wilayah masing-masing," ucap Baddrut seperti dikutip dalam surat edaran, Rabu, 9 Juni 2021. 

    Larangan menggelar perayaan keagamaan ini merupakan salah satu dari enam poin isi Surat Edaran Nomor 800/246/432.022/2021 tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Situasi Penularan Corona Virus Diaease 2019 (Covid-19).

    Imbauan lainnya adalah meminta adanya peningkatan sosialisasi penegakan disiplin dan penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat serta memperkuat kemampuan testing, tracing dan treatment.

    Lalu, melaksanakan optimalisasi fungsi Posko Covid-19 Desa/Kelurahan oleh seluruh unsur dan anggota Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencakup fungsi pencegahan, fungsi penanganan, fungsi pembinaan, dan fungsi pendukung.

    Selanjutnya, Baddrut minta semua elemen menunda kegiatan sosial budaya yang berpotensi menimbulkan kerumunan dan penularan. Seperti perkumpulan/ arisan/ pesta keluarga, perayaan keagamaan, pertemuan rutin, dan lain sebagainya.

    Baca: Warkop dan Angkringan di Surabaya Wajib Tutup Jam 22.00 WIB

    Poin berikutnya, dia meminta melakukan pengetatan bagi orang yang mengajukan permohonan izin perjalanan ke luar provinsi/kabupaten/kota.

    Kemudian, Satgas Covid-19 diminta melakukan pengetatan perjalanan lintas provinsi/kabupaten/kota bagi orang yang memasuki wilayah administratif Kabupaten Pamekasan. Caranya dengan melakukan skrining dokumen administrasi perjalanan dan surat keterangan hasil tes PCR atau antigen negatif covid-19.

    Terakhir, kepala desa/lurah melalui posko desa/kelurahan diminta menyiapkan tempat karantina mandiri selama 5x24 jam dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Lokasi tersebut untuk pelaku perjalaan lintas daerah tanpa dokumen administrasi perjalanan. 

    "Kami berharap dukungan semua elemen, karena ini semua demi kebaikan bersama, yakni menekan penyebaran covid-19," kata Baddrut.

    Total kasus positif covid-19 di Kabupaten Pamekasan mencapai 1.172 orang. Sebanyak 1.079  orang telah sembuh. 

    (SYN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id