Rusunawa Korban Tanggul Situ Gintung Kumuh

    Farhan Dwitama - 15 November 2019 15:49 WIB
    Rusunawa Korban Tanggul Situ Gintung Kumuh
    Plafon di rusunawa Situ Gintung, Tangerang Selatan, dibiarkan rusak. (Foto: Medcom.id/Farhan)
    Tangerang: Penghuni rumah susun sederhana sewa (rusunawa) Situ Gintung di Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten, kumuh. Hal ini pun dikeluhkan penghuni. 

    Salah satu penghuni rusunawa, Emi, menyebut telah rama rusunawa dibiarkan tak terawat. Padahal setiap bulan ia harus mengeluarkan uang agar bisa tetap tinggal.

    "Ya begini kondisinya, seperti tidak terurus,” kata Emi, Jumat, 15 November 2019. 

    Pantauan Medcom.id, sejumlah sarana dan fasilitas rusun yang diperuntukkan bagi korban musibah jebolnya Tanggul Situ Gintung pada 2009 silam tampak tidak terawat.

    Bangunan berlantai 4 terlihat kusam karena bagian cat dinding yang mengelupas. Bahkan atap kanopi di bagian tengah gedung hilang diterpa angin. 

    Tak hanya itu, hampir seluruh unit rusun tidak lagi memiliki pintu dengan kaca jendela yang pecah serta plafon yang bolong. Hingga pada bangunan lantai 4 rusunawa hanya diisi oleh satu penghuni.

    “Kami ingin ini semua segera diperbaiki. Apalagi saat ini masuk musim hujan, kita semua jadi repot. Karena air hujan masuk ke teras kami. Dulu sempat ada perbaikan, tapi perbaikan kecil saja. Seperti keramik yang naik, cuma itu saja," ucap Emi.

    Sementara itu, pengelola rusunawa, Angga, mengaku, keluhan penghuni telah dia tindaklanjuti. Dia menyebut genangan di area rusunawa pada saat hujan imbas dari pekerjaan proyek pembangunan drainase. 

    "Drainasenya tidak berjalan, karena saat itu ada proyek pembangunan saluran, seperti ada gumpalan tanah," terangnya.

    Dia menerangkan, para penghuni tusunawa dibebankan biaya sewa antara Rp200 ribu hingga Rp250 ribu. Sesuai dengan lantai rusun yang dihuni.

    "Total ada 72 unit, tarifnya bervariasi. Kalau di lantai 1 tarifnya Rp 250 ribu, lantai 2 tarifnya Rp 240 ribu, lantai 3 tarifnya Rp 230 ribu dan lantai 4 tarifnya Rp 200 ribu," ucap Angga. 



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id