DPW NasDem DIY Gelar Pelatihan Jurnalistik untuk Kader

    Ahmad Mustaqim - 19 September 2019 14:56 WIB
    DPW NasDem DIY Gelar Pelatihan Jurnalistik untuk Kader
    Suasana pelatihan jurnalistik yang diadakan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Hotel Bouetiq Jalan Prof. Yohanes Sagan, Kota Yogyakarta, Kamis, 19 September 2019. Medcom.id/Ahmad Mustaqim
    Yogyakarta: Partai NasDem akan mengandalkan semangat jurnalistik untuk menjalankan kiprahnya di tanah air. Dalam rangka itu, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar pelatihan jurnalistik di Hotel Bouetiq Jalan Prof. Yohanes Nomor 3 Sagan, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Kamis, 19 September 2019.

    Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai NasDem Wilayah DIY, Tommy Nursamsu mengatakan materi pengetahuan jurnalistik ini menjadi bahan yang penting untuk para kader.

    "Ini sekaligus meningkatkan kemampuan kader untuk melek teknologi, dan tentunya bidang jurnalistik," kata Tommy di lokasi.

    Tommy menjelaskan sejumlah materi yang diberikan dalam pelatihan itu yakni soal nilai berita, etika dalam memberitakan atau menyebarkan informasi kepada publik agar tidak ikut terlibat di dalam perkembangan hoaks. 

    Sekitar 40 kader dan pengurus partai NasDem mengikuti pelatihan yang digelar 19-21 September 2019. Pelatihan tersebut diisi Briyan Bodo Hendro (Redaktur Artistik Media Indonesia), Eko Suprihatno (Redaktur Media Indonesia), dan Wandi Yusuf (Redaktur Pelaksana Medcom.id). 

    Tommy mengungkapkan kader setidaknya diharapkan bisa memahami makna dan esensi berita. Sehingga para kader bisa menyebarkan berita yang memang penting diketahui.

    "Tentu ini harus disertai dengan pemahaman bagaimana kondisi lingkungan masing-masing wilayah di mana para kader tinggal," jelas Tommy.

    Tommy menekankan kader muda lebih diharapkan bisa berkontribusi besar. Dengan memiliki pemahaman soal jurnalistik, kader muda akan lebih mudah untuk menyebarkan informasi melalui dunia daring atau media sosial.

    "Apa saja materi dan pemahaman materi ini tentu harapannya untuk membebankan target-target yang dibebankan oleh partai agar mudah terkoordinasi," ungkap Tommy.

    Sementara perwakilan Yayasan Dharma Bakti Lestari yang ikut mendukung acara, Ratno Lukito mengungkapkan pemahaman soal jurnalistik penting diketahui kader Partai NasDem. Menurutnya, jangan kemudian para anak muda tersebut ikut menyebarkan berita bohong. 

    "Media sosial saat ini jadi tempat penyebaran hoaks. Kita harus bisa menyampaikan sesuai fakta," kata Ratno. 

    Ratno menambahkan tingkat kepercayaan publik terhadap partai politik memang menurun. Menurutnya informasi yang perlu disampaikan harus mampu memberikan pengetahuan dan kesadaran publik.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id