Pembunuh Anak di Palangkaraya Terancam Seumur Hidup

    Antara - 10 Desember 2019 20:14 WIB
    Pembunuh Anak di Palangkaraya Terancam Seumur Hidup
    Ilustrasi - Medcom.id.
    Palangka Raya: Amat Bin Suud warga Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan anak di bawah umur di lokasi tambang. Tersangka terancam hukuman seumur hidup.

    "Tersangka dikenakan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan, Undang-undang perlindungan anak dan ancaman hukuman kurungan penjara seumur hidup," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah, Kombes Hendra Rochmawan, saat jumpa pers di Palangka Raya, Selasa, 10 Desember 2019.

    Dia menuturkan kronologi pembunuhan anak di bawah umur itu bermula dari pertemuan Amat dan korban. Saat itu korban mengajak tersangka merokok bersama.

    Amat langsung memberikan sebatang rokok kepada korban. Usai memberikan rokok satu batang ke korban, Amat meminta korban untuk menunggu karena hendak mencari buah pinang. 

    Usai mencari buah pinang, tersangka dan korban kembali bertemu di dekat pohon asam. Di tempat tersebut, saudara korban, Celut, melihat keduanya menuju ke suatu lokasi.

    Keduanya menuju ke lokasi bekas lubang tambang emas di daerah setempat. Korban kembali meminta sebatang rokok ke tersangka. Setelah memberikan rokok, timbul hasrat Amat menyodomi korban. 

    "Tersangka langsung mencekik korban, selain itu korban juga dipukul di bagian tengkuk sebanyak dua kali dan menginjak badan korban sebanyak empat kali," ucapnya.

    Rochmawan melanjutkan tersangka langsung menyodomi korban yang sudah tidak bernapas itu. Setelah itu, Amat pulang ke rumahnya untuk mengambil senjata tajam dan kembali ke lokasi kejadian dan memengal kepala korban. 

    Tubuh korban dibuang ke lubang bekas tambang emas. Sedangkan bagian kepala dikubur di dekat bangunan sarang walet milik warga di desa tempat pelaku tinggal.

    "Tersangka mendekam di sel Markas Polres Katingan guna disidik mengenai perkara tersebut. Untuk penangkapan pelaku dilakukan di rumah tersangka tanpa perlawanan sama sekali," kata Rochmawan. 



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id