Jatim Pulangkan 305 Kontainer Limbah Kertas ke Negara Asal

    Amaluddin - 20 Juli 2019 08:34 WIB
    Jatim Pulangkan 305 Kontainer Limbah Kertas ke Negara Asal
    Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal
    Surabaya: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut ada 305 kontainer limbah bahan baku kertas  ditahan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Limbah kertas yang bercampur plastik itu akan dikembalikan ke negara asal setelah berkoordinasi dengan kementerian terkait.

    "Ada 305 kontainer yang tertahan di Tanjung Perak dan potensi untuk di re-ekspor. ini akan menjadi pekerjaan rumah kami untuk mengkoordinasikan dengan Kementerian KLHK dan kementerian perindustrian," kata Khofifah, Jumat, 19 Juli 2019.

    Pemprov Jatim menolak sampah plastik dari negara lain. Khofifah meminta KLHK memberikan solusi agar pabrik kertas di Jatim yang memberikan kontribusi 23 persen produksi nasional tidak berhenti beroperasi karena kehabisan bahan baku.

    "Harus segera dicari solusi, supaya industri kertas di Indonesia lebih khusus industri kertas di Jatim yang menggunakan bahan baku kertas bekas tidak berhenti beroperasi," katanya.

    Penggunaan limbah kertas untuk bahan baku cukup rasional karena untuk menghindari penebangan kayu di Indonesia. Hanya saja kandungan plastik menjadi persoalan di limbah impor tersebut.

    "Ini harus dipisahkan dari kepentingan, untuk bisa membangun industri kertas kita supaya tetap bisa berlangsung dan kompetibel," kata Khofifah.



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id