KPK: Jokowi Teladan Pelapor Gratifikasi

    Ahmad Mustaqim - 18 Juli 2019 15:23 WIB
    KPK: Jokowi Teladan Pelapor Gratifikasi
    Ketua KPK, Agus Rahardjo saat di kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta. Medcom.id-Ahmad Mustaqim
    Yogyakarta: Presiden Joko Widodo kerap melaporkan gratifikasi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Total laporan gartifikasi yang sudah dilaporkan Presiden mencapai lebih dari Rp50 miliar.

    Ketua KPK, Agus Rahardjo, mengatakan Presiden Jokowi bisa menjadi contoh inspirasi pelapor gratifikasi. "Pak Jokowi ini perlu jadi contoh. Termasuk melaporkan gitar dari Metalica diserahkan KPK," kata Agus di Kantor PP Muhammadiyah Jalan Cik Ditiro Yogyakarta, Kamis, 18 Juli 2019. 

    Ia mengatakan kepatuhan pejabat negara dan melaporkan gratifikasi serta harta kekayaan belum sepenuhnya dipatuhi. Pejabat yang berurusan dengan KPK sebagian besar bermasalah dalam Laporan Hasil Kekayaan Pejabat Negera (LHKPN). 

    "Biasanya kepala daerah yang ketangkap rata-rata LHKPN-nya tidak benar. Banyak yang tak dilaporkan," katanya. 

    Ia mengatakan kepatuhan pejabat melapor LHKPN hanya mencapai 78 persen. Dari jumlah ini, yang paling buruk ialah anggota DPRD. 

    "Anggota DPRD paling rendah (dalam hal lapor LHKPN), sekitar 28 persen. Kebijakan terbaru, kalau tak melaporkan LHKPN gak bisa dilantik," ujarnya.

    Menurut dia, pemahaman budaya antikorupsi di berbagai lapisan masyarakat perlu dilakukan, termasuk di dunia pendidikan. Materi antikorupsi ini disisipkan di dalam materi pendidikan PAUD hingga perguruan tinggi. 

    "Jadi anak-anak tak hanya diberikan hal normatif. Diberikan contoh. Misalnya, transparansi dalam pengelolaan sekolah, dana dari pemerintah berapa, bantuan berapa, orang tua berapa. Ini akan jadi contoh yang bagus," katanya.



    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id