comscore

30 Sapi di Aceh Besar Terindikasi Terkena PMK

Fajri Fatmawati - 11 Mei 2022 20:02 WIB
30 Sapi di Aceh Besar Terindikasi Terkena PMK
Sapi di pasar hewan Sibreh, Kabupaten Aceh Besar, Aceh. Foto: Medcom.id/Fajri Fatmawati
Aceh Besar: Sebanyak 30 ekor sapi di Kabupaten Aceh Besar terindikasi Penyakit Mulut dan Kaki (PMK). Dari hasil laporan petugas kesehatan hewan dan pertanian Aceh Besar, 18 kasus di temukan di kecamatan Lhoknga, Montasik, dan Indrapuri.  

Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Aceh Besar, Jafar, mengatakan tiga kasus ditemukan pada sapi yang dijual di pasar hewan Sibreh. Sementara, sembilan kasus lainnya di temukan di Desa Lubok, Kabupaten Aceh Besar.
"Data Sementara ada sekitar 30 ekor sapi yang terkena PMK di Aceh Besar, 18 ekor di kecamatan Lhonknga dan Sibreh, 3 ekor lagi baru kita temukan siang tadi di pasar hewan sibreh dan ini ada laporan lagi dari masyarakat Lubok ada 9 lagi yang terindikasi PMK," kata Jafar, Rabu, 11 Mei 2022.

Untuk mencegah penyebaran PMK semakin meluas, pihaknya bersama Polres Aceh Besar melakukan sosialisasi terhadap warga dan para peternak terkait gejala-gejala penyakit tersebut. Pihaknya juga menyosialisasikan akibat yang ditimbulkan oleh penyakit tersebut. 

"Hari ini kita bersama Kapolres dan jajaran juga melakukak sosialisasi tentang penyakit PMK. Karena hari ini di pasar Sibreh sudah ada tiga ekor yang terdeteksi, maka kita imbau kepada masyarakat untuk segera melapor kepada petugas-petugas kesehatan hewan yang ada di kecamatan seandainya ada yang terdeteksi," ujarnya.

Baca: Pemkab Boyolali Gelar Penyemprotan Disinfektan Cegah Wabah PMK

Dalam sosialisasi tersebut, petugas kesehatan hewan Aceh Besar menyampaikan kepada para peternak dan pedagang hewan di pasar Sibreh tanda-tanda atau ciri-ciri sapi yang sudah terdeteksi. 

"Misalnya keluar cairan dari mulut atau air liur, kemudian mulutnya luka-luka, dan kukunya juga rusak hingga bolong dan tidak bisa berjalan. Sehingga masyarakat bisa mengantisipasi jika menemukan gejala-gejala tersebut," jelasnya. 

Sebelumnya, Dinas Peternakan Aceh menyatakan akan membatasi akses pengiriman sapi (lockdown) dari dan ke Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Hal tersebut dilakukan lantaran ditemukannya 1.200 ekor sapi di wilayah tersebut terinfeksi Penyakit Mulut dan Kuku (PKM), dan 10 diantaranya mati.

(NUR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id