Jepara Jadi Lokus Nasional Kasus Stunting

    Rhobi Shani - 06 Februari 2020 16:53 WIB
    Jepara Jadi Lokus Nasional Kasus <i>Stunting</i>
    Ilustrasi. (Foto: MI/Arya Manggala)
    Jepara: Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menjadi salah satu lokus kasus stunting nasional. Jumlah kasus stunting di Kota Ukir melebihi 9.000 jiwa. 

    Kendati demikian, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Mundrikatun, menyampaikan, angka tersebut mengalami penurunan. Pada 2018, balita dengan stunting sebanyak 20.766 jiwa. Kemudian pada 2019, kasus tengkes menurun jadi 9.254 atau setara 19,61 persen dari jumlah total anak-anak di Jepara.
     
    “Tahun ini di Jawa Tengah ada empat kabupaten yang jadi lokus nasional, salah satunya Jepara. Itu sebabnya tahun ini hingga dua tahun ke depan kami fokus pada penurunan angka stunting,” ujar Mundrikatun, Kamis, 6 Februari 2020.

    Menurut Mundrikatun, ada 30 desa yang menjadi prioritas penanganan stunting di Kota Ukir mulai tahun ini hingga 2022. Khusus tahun ini, fokus utama pengentasan kasus tengkes berada di 10 desa.

    Dia memerinci, kesepuluh desa itu antara lain, Desa Pecangaan Kulon dan Troso di Kecamatan Pecangaan; Desa Blingoh dan Bandungharjo di Kecamatan Donorojo; Desa Rau, Sowan Lor, dan Bugel di Kecamatan Kedung; dan Desa Gidangelo di Kecamatan Welahan.

    “Dua desa lainnya, yaitu Desa Bandung di Kecamatan Mayong dan Desa Ngetuk di Kecamatan Nalumsari,” beber dia.

    Ia menambahkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) di Jepara, mengalami peningkatan, yaitu mencapai 3,22 persen pada 2018. Demikian juga dengan bayi di bawah usia dua tahun (baduta) berstatus Bawah Garis Merah (BGM), meningkat menjadi 3,50 persen di tahun yang sama.

    “Dampaknya tidak hanya fisik saja. Risiko yang dialami oleh anak stunting di kemudian hari, antara lain kesulitan belajar, kemampuan kognitifnya lemah, mudah lelah, dan tidak lincah dibandingkan anak-anak lain seusianya,” jelas dia.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id